Senam di Cinde, Main Bola di Pamor


Senam di Cinde, Main Bola di Pamor
Main Bola: Sekelompok anak bermain sepak bola di ruas tengah Jalan Ryacudu kawasan Pamor, 8 Ulu, tanpa takut tertabrak kendaraan, kemarin. Ruas jalan ini mulai ditutup untuk memperlancar pekerjaan fisik proyek plyover simpang Jakabaring

PALEMBANG —Kawasan car free day di Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari Bundaran Air Mancur (BAM) hingga putaran Pasar Cinde makin dirasa manfaatnya oleh masyarakat. Dalam tenggat waktu tiga jam, mulai pukul 05.00-08.00 WIB, kendaraan bermotor dilarang melintas di sana.

Masyarakat bebas melakukan berbagai aktivitas tanpa emisi. Baik itu jalan santai, bersepeda, joging maupun senam bersama. Ada sesuatu yang baru dalam pelaksanaan car free day, kemarin.

Puluhan masyarakat senam bersama di putaran Pasar Cinde. Alunan music yang mengiringi senam tersebut tentu saja menarik perhatian pengguna jalan yang melintas maupun penjual dan pembeli di kawasan Pasar Cinde. Senam trsebut dijaga sejumlah personel Dishub dan kepolisian yang memang mengamankan jalur itu dari kendaraan bermotor.

“Enak kalau begini terus tiap minggu. Sebelum belanja ke pasar bisa ikut senam dulu,” kata Ratna, seorang ibu rumah tangga yang ikut senam tersebut. Pantau lain di jalan utama kawasan Pamor, 8 Ulu (tak jauh dari pangkal Ampera), tampak sekelompok anak kecil asyik bermain sepak bola.

Jalur tengah di dekat area proyek pembangunan flyover simpang Jakabaring itu memang mulai ditutup kemarin. Kendaraan bermotor hanya bisa melintas ruas kiri dan kanan, tanpa bisa masuk ke dua ruas utama di bagian tengah.

Kepala Satlantas Polresta Palembang, Kompol Arief Fitrianto SIk mengungkapkan, program car free day memang telah dilaksanakan kembali usai Idul Adha lalu. “Kita melakukan senam rutin juga di ruas car free day ini,” ucapnya.

Terkait pengalihan arus di kawasan simpang Jakabaring, Arief menilai rekayasa lalu lintas yang dterapkan sekarang salah satu solusi terbaik. “Saya kira ini keputusan positif karena cukup membantu mengatasi masalah kepadatan lalu lintas di kawasan itu,” tuturnya.

Dia tidak menampik adanya kemacetan kendaraan dari depan Mapolresta hingga depan Kantor Kejari Palembang. Namun jika diubah, kemacetan yang lebih parah akan terjadi di wilayah Plaju. Bahkan macetnya bisa lebih panjang.

“Jika jalur alternatif ini dibuka, kemacetan parah akan terjadi di kawasan Plaju. Makanya pengalihan arus ini masih dipertahankan ,” jelas Arief. Ia meminta kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas sehingga tidak muncul kemacetan baru. (rip/ce4)

Sumatera Ekspres, Senin, 28 Oktober 2013

One Response to Senam di Cinde, Main Bola di Pamor

  1. Agen Bola says:

    kalo main bola seperti itu apa tidak berbahaya ya? sewaktu waktu jika ada kendaraan lewat kan pasti akan meninggalkan paku atau benda benda tajam yang bisa melukai kaki anak-anak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: