Mencari Skema


(1) INDONESIA v MAROKO (0)

Mencari Skema
Modal Berharga: Para pemain Timnas rayakan gol Fandy Eko Utomo yang berawal dari assist Diego Michiels saat hadapi Maroko di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (19/9)

PALEMBANG — Timnas sepak bola Indonesia awali kemenangan pada laga perdana grup B di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) III. Tim asuhan Rahmad Darmawan tadi malam berhasil mengalahkan Maroko dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Meski menang Merah Putih sebutan Timnas Indonesia masih jauh dari kata sempurna. Ada beberapa catatan penting bagi pelatih Rahmad Darmawan untuk dibenahi jika Indonesia ingin lolos ke semifinal. Utak atik strategi yang dilakukan Coach RD, sapaan akrabnya, masih akan mencari skema sempurna pada laga selanjutnya menghadapi Palestina (24/9) sebelum dibawa ke ajang SEA Games XXVII Myanmar, Desembar mendatang.

“Ke depan kami akan kembali ujicobakan beberapa skema yang yang akan dievaluasi, untuk dipakai pada SEA Games nanti. Secara keseluruhan, kami senang dengan hasil malam ini, karena anak-anak telah menerapkan skema bertahan sesuai intruksi,” ungkapnya.

Diakui RD, beberapa kali dirinya harus memutar otak untuk menjaga konsistensi permainan. Gol yang dicetak oleh Fandi Budi Utomo di menit 60 menjadi buah keberhasilan skema yang diterapkan. Begitu pula saat pemain Sriwijaya FC, Diego Michiels dikartu merah wasit pada menit 72, mantan pelatih Sriwijaya FC ini menerapkan skema bertahan tanpa seorang pun menyerang.

“Kami kewalahan atas erangan Maroko, setelah Diego di kartu merah. Sempat bermain tanpa penyeran, namun akhirnya saya harus korbankan gelandang untuk mempertahankan kedudukan. Ke depan doakan kami lebih baik lagi,” ujar platih asal Metro Lampung ini.

Sementara itu, faktor kelelahan benar-benar menjadi lawan bagi Maroko. Menempuh perjalanan ke Indonesia selama 43 jam dngan dua kali transit menjadikan tim yang dibesut Benabich Hasan itu menyerah ditangan Kurnia Meiga dan kawan-kawan. “Harus diakui, pemain yang kami bawa rata-rata berusia dibawa 20 tahun, sehingga kami harus mengucapkan selamat kepada Indonesia,” ungkap manager tim Mohammed Maiza. (aja/nan/ce1)

Sumatera Ekspres, Jumat, 20 September 2013

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: