Kebut Penyelesaian Fisik Fondasi


Kebut Penyelesaian Fisik Fondasi
KEJAR TARGET: Sejumlah pekerja mengerjakan fondasi RSUP Sumsel di lahan eks RS Ernaldi Bahar Km 5,5. (Inzet) Maket Gedung RSUP Sumsel

PALEMBANG Pembangunan fondasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sumel di kebut. Targetnya, fisik bagian dasar bangunan fasilitas kesehatan milik Pemprov Sumsel kelar pada 15 Desember mendatang.

Menurut plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, dr Hj Fenty Aprina MKes, kemarin, sudah menjadi kewajiban pihak kontraktor menyelesaikan pembangunan rumah sakit itu tepat waktu.

“Jadi sebelum 15 Desember, harus sudah selesai. Karena itu masa berakhirnya kontrak dan tutup buku tahun anggaran 2013 ini,” jelas Fenty usai rapat paripurna di DPRD Sumsel, kemarin (16/9). Setelah selesai fondasi, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya mulai tahun anggaran 2014.

Pembangunan rumah sakit ini memang dikebut. “Seperti yang kita ketahui, pak gubernur menginginkan pembangunan selesai dalam waktu 18 bulan. Kita harus percepat agar bisa beroperasional mulai akhir 2014,” bebernya.

Untuk tahap pertama ini, Dinkes Sumsel menganggarkan dana Rp 19.585.800.000 yang diperuntukkan bagi pembangunan struktur rumah sakit. “Tidak menutup kemungkinan jika ke depan menggunakan dana di luar APBD, jika ada yang membantu,” kata Fenty.

Diketahui, total biaya yang diperlukan untuk mewujudkan RSUP ini sebesar Rp 997.345.711.000.000 (hampir Rp 1 triliun). Rinciannya, Rp 497.345.711.000 untuk biaya pembangunan gedung dan Rp 500 miliar untuk faslitas dan perlengkapan.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, sendiri pernah mengatakan, RSUP ini nantinya akan menjadi rumah sakit pendidikan paling modern di Tanah Air. “Seluruh masyarakat Sumsel bisa berobat gratis di sana,” ungkapnya.

Untuk mendukung kegiatan rumah sakit tersebut, Pemprov Sumsel juga menyiapkan pembangunan fakultas kedokteran baru yang sangat modern. Fasilitas pendidikan tinggi milik Universitas Sriwijaya (Unsri) itu akan berlokasi di dekat rumah sakit baru tersebut. (rif/ce4)

Sumatera Ekspres, Selasa, 17 September 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: