Puasa Washilah Transformasi Diri


Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan Oleh: H.J. Suyutri Pulungan

Al-Qur’an dengan tegas menyatakan bahwa berpuasa diwajibkan bagi orang-orang mukmin agar mereka menjadi orang yang bertaqwa (QS. Al-Baqarah: 184). Ayat berikutnya menyatakan: “… dan bahwa kamu berpuasa lebih baik bagi kamu (QS. Al-Baqarah: 185). Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan atas dasar iman dan penuh mengharap ridha Allah, diampuni dosa-dosanya terdahulu.” (HR. Muttafaqun ‘alaihi).

Ayat dan hadits tersebut mengisyaratkan bahwa Alah SWT dan Rasul-Nya mengajak orang mukmin agar mengorientasikan hidupnya ke masa depan, yaitu orang mukmin yang benar-benar beriman dan bertaqwa. Keimanan dan ketaqwaan merupakan garansi Allah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman untuk keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia akhirat, cita-cita setiap orang mukmin. Dengan demikian puasa dapat menjadi washilah/sarana untuk mentransformasi diri orang mukmin yang benar-benar berpuasa akan mencapai predikat taqwa. Taqwa membuat orang mukmin memiliki sikap batin, perkataan dan perbuatan yang konsisten mekalsanakan perintah Allah dan meninggalkan semua yang diharamkan-Nya.

Transformasi diri dengan berpuasa dapat terjadi, karena puasa yang bermakna menahan diri dari makan, minum dan hubungan intim suami-istri halal dilakukan di luar puasa harus ditinggalkan selama berpuasa. Tiga perkara yang amat sulit ditinggalkan oleh makhluk yang namanya manusia. Tetapi tiga hal tersebut tidak dilakukan oleh seorang mukmin yang berpuasa sekalipun di tempat sepi di rumahnya sendiri dan tidak ada orang lain menyaksikannya. Ini tentu saja karena dia sabar, jujur, dan ikhlas berpuasa serta takut kepada Allah, ia menyadari sang Pencipta-Nya selalu mengawasi. Tentu saja hal-hal yang dilarang seperti menipu, mencuri, bohong, iri, marah, suudzon, dengki, sombong, riya’, dan lain sebagainya yang sifatnya negatif tidak boleh dilakukan selama berpuasa.

Hal yang merusak iman dan moral seseorang melanggar yang diharamkan oleh Allah SWT adalah hawa nafsu jahat yang tak terkendali di bawah komando setan yang secara lahiriyah dan batiniyah tidak ketahuan masuk melalui aliran darah ke dalam hati. Lalu setan pun beraksi, musuh utama manusia, membisiki sang pemilik hati untuk melakukan ini dan itu, yaitu hal-hal yang dilarang Allah SWT. Bagi yang tidak kuat iman membuat hatinya melupakan Allah SWT dan melupakan dirinya sendiri yang berakibat pada menuruti bisikan setan sehingga ia terjerumus kepada kemungkaran dan kemaksiatan. Kemaksiatan dan kemungkaran yang dilakukan berulang berdampak kepada jiwa menjadi kotor dan membuat hati menjauh dari Allah SWT. Orang mukmin yang menjauh dari Allah berarti membuka pintu bagi setan untuk menggodanya.

Orang mukmin yang berpuasa atas dasar iman, ikhlas, sabar, dan merasa diawasi oleh Allah SWT akan mampu mengendalikan drinya dan godaan syahwatnya untuk tidak melakukan hal-hal halal (makan, minum, dan hubungan intim suami-istri) boleh dilakukan di luar puasa termasuk tidak melakukan sesuatu yang membatalkan puasa dan hal-hal yang mengurangi kualitas puasa.

Dengan puasa atas dasar iman dan mengharapkan ridha Allah SWT serta memaknai nilai-=nilai kebaikan puasa membuat pelakunya selalu dekat dengan Allah dan mendorongnya melakukan kebajikan atau amal shaleh. Dengan demikian, puasa adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah, melatih diri dengan sabar, dan ikhlas untuk tidak melakukan sesuatu yang merusak puasanya dan membiasakan diri bersikap, berkata, dan berbuat positif untuk memperoleh derajat taqwa.(*/ce1)

Sumber: Hikmah Ramadhan
Sumatera Ekspres, Sabtu, 13 Juli 2013

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: