Korupsi Memupus Pahala Jihad


Korupsi Memupus Pahala Jihad

Korupsi Memupus Pahala Jihad

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Al-Qur’an Al-Ittifaqiah

Korupsi adalah sebuah kejahatan yang berdampak negatif yang sangat luas dalam kehidupan masyarakat. Terdapat beberapa ungkapan yang biasa digunakan untuk menggambarkan korupsi di antaranya ikhtilas yang berarti perampasan atau pencurian (Atabik Ali, 1996: 52) dan ghulul yang berarti khianat yang pengertian asalnya adalah mengambil sesuatu secara sembunyi-sembunyi (penggelapan, korupsi, pencurian). Allah SWT berfirman:

Korupsi Memupus Pahala Jihad

Artinya: “Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatinya itu, kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya,” (QS. Ali Imran: 161)

Minimal ada tiga unsur yang terdapat dalam kejahatan korupsi yaitu:

Pertama, perampasan harta orang lain. Allah SWT telah menegaskan larangan mengenai hak orang lain dengan jalan yang bathil. Allah SWT berfirman:

Korupsi Memupus Pahala Jihad

Artinya: “Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan segahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui,”
(QS. Al-Baqarah: 188)

Kedua, pengkhianatan atau penyalahgunaan wewenang. Lihat ayat di atas (QS. Ali Imran: 163). Pada ayat tersebut Allah SWT menjelaskan tentang penggelapan harta rampasan perang yang tidak mungkin dilakukan seorang nabi yang notabone-nya adalah pemimpin umat. Lalu Allah SWT mempertegas buruknya perbuatan tersebut dengan firmannya:

Yang artinya: “Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatinnya itu, kemudian tiap-tiap diri akan diberi balasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasa) setimpal…” (QS. Ali Imran: 161)

Ketiga, kerja sama, atau kongkalikong dalam kejahatan. Kejahatan korupsi biasanya dilakukan dengan melibatkan pihak lain, baik dimulai dari rusywah (suap/gratifikasi) kepada pihak yang bisa mempengaruhi atau menentukan kebijakan. Perbuatan ini sangat tercela, sehinggan Rasulullah SAW bersabda:

“Orang yang menyuap dan yang menerima suap kedua-duanya di neraka, (HR. Tabrani)

Pada hadits lain Rasulullah SAW melaknat pemberi suap, penerima suap, dan perantaranya.” (HR. Ahmad No: 22452). Kemudian ayat ini dilanjutkan dengan menyebut hakim sebagai bentuk peringatan bahwa profesi tersebut sangat rentan terhadap suap menyuap.

Disamping risywah (suap/gratifikasi) yang sudah lumrah kita temui bisa juga dengan penggelapan (korupsi/pencurian/penipuan) sebagaimana yang senantiasa tersaji melalui berbagai media cetak dan elektronik.

Ketiga unsur ini jelas dilarang dalam Islam, lebih tegasnya lagi prilaku korupsi dapat memupus habis pahala jihad dan bahkan pahala syahid yang gugur di medan jihad.

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa Rasulullah menegaskan bahwa akibat korupsi seseorang yang sepantasnya menjadi ahli surga (karena syahid), malah masuk neraka karena perilaku culasnya. Ketika ada seorang sahabat gugur dalam pertempuran Khaibar, banyak para sahabat memuji dan menyanjungnya sebagai pahlawan yang mati syahid, sehinga ia akan menjadi ahli surga. Akan tertapi Nabi menepisnya dengan sabdanya:

“Tidak. Aku melihatnya di neraka karena selembar sorban yang dicurinya (dari harta rampasan Perang Khaibar),” (HR. Muslim, No:114).

Memperhatikan ini semua, korupsi adalah perbuatan haram yang bisa dikategorikan dosa berat dan harus dihindari sedini mungkin. Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai Ka’ab bin Ujrah, sesungguhnya daging yang tumbuh dari barang haram, maka neraka paling berhak dengannya,” (HR. At-Tairmidzi No: 2674).

Wallahu a’lam (*)

Sumatera Ekspres, Jumat, 17 Mei 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: