4,5 Jam PS Mall Tutup


CFC Terbakar, Tabung LPG 50 Kg Bocor

4,5 Jam PS Mall Tutup
Padamkan Api: Petugas pemadam kebarakan dan security PS Mall berjibaku memadamkan api di California Fried Chicken

PALEMBANG — Puluhan ribu pengunjung Palembang Square (PS) Mall dibuat geger dan panik. California Fried Chicken (CFC) di lantai dua mal itu, tiba-tiba terbakar. Kejadiannya, kemarin (9/5), sekitar pukul 14.30 WIB. Belum diketahui penyebab pastinya, namun diduga karena tabung LPG 50 kg di dapur CFC, bocor.

Lima karyawan dan karyawati CFC alami luka bakar dan terkena pecahan kaca. Mereka di antaranya Lia Septiana (19), kasir CFC, warga PSI Lautan, Lr Sungai Sawah, RT 13/04, Kelurahan 36 Ilir, Gandus. Lalu Yudi Fransiska (21), staf operasional CFC, warga Jl Kebun Sirih, Kenten yang mengalami luka bakar ringan.

Kemudian Muhammad, supervesor CFC, warga Kuto Batu Kecamatan Ilir Timur (IT) II yang mengalami luka di tangan akibt pecahan kaca. Lalu, luka bakar di tangan kanan dan kiri serta bagian kepala karena luka bakar. Ada Marsudi (22), staf operasional CFC, warga Jl GHA Bastari, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I, juga alami luka bakar.

Afandi (30), penjaga toko sepatu Bata, warga Jl KH Azhari. Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II alami sesak napas. Sedang, Mery Aryani (28), manager CFC, warga Jl Puncak Sekuning RT 21/06 Kecamatan IB I, dirujuk ke RS SK Charitas karena mengalami luka bakar cukup parah.

Bagaimana ceritanya? Begini. Iwan (21), seorang pengunjung CFC menuturkan, saat itu ia dan temannya kebetulan sedang antre di sana. Tiba-tiba, ia melihat api berkobar di bagian dapur tempat para staf CFC menyiapkan menu siap saji untuk para pengunjung yang memesan.

”Aku baru sudah pesan makanan sama kawan. Belum sempat cari kursi untuk duduk, terlihat api membesar di belakang (dapur, red). Kami panik dan langsung berhamburan keluar dari sana (CFC),” ujarnya. Ia melihat para pegawai CFC dibantu security PS Mall berusaha memadamkan kobaran api dengan alat pemadam api ringan (apar), hydrant, dan memecahkan kaca di bagian dapur untuk mengeluarkan asap dan uap panas karena kebakaran itu.

Pada saat itu, alarm kebakaran di PS Mal tidak berbunyi. Pengelola mal menyebar, memberitahukan adanya kebakaran ini dan mengevakuasi semua pengunjung mal dan pegawai semua tenant secara cepat. Saat itu, PS mal pun ditutup sementara. Sekitar pukul 15.10 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api sudah mengecil karena upaya pemadaman bahu membahu dari pegawai CFC dan security PS Mall.

Sekitar 20 menit, seluruh api berhasil dipadamkan. Tabung LPG 50 kg dievakuasi keluar dari gedung mall dengan kondisi utuh tapi telah menghitam. Terdengar suara mendesis tanda adanya kebocoran. Lokasi kebakaran kemudian dipasang police line oleh Polresta Palembang. “Sempat terdengar beberapa kali ledakan, tapi tidak terlalu besar,” kata salah eorang security.

karena kebakaran itu, jalanan di sekitar PS Mall macet total. Mall dibuka dan beroperasi kembali sekitar pukul 11.00 WIB. Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Djoko Julianto SIk MH di lokasi kejadian mengatakan, ada enam tabung LPG 50 kg yang dievakuasi dan masih mengeluarkan gas. “Kita mendapat informasi dari dari manajemen PS Mall adanya kebakaran ini dan langsung kita koordinasi kepada jajaran pemadam kebakaran,” katanya.

Untuk kepastian sumber api, ucap Djoko, saat ini masih dalam penyelidikan. “Untuk sumber api masih kita koordinasikan dengan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumsel. Para saksi akan kita mintai keterangan setelah situasi kondusif,” imbuhnya.

Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra terlihat berada di lokasi sekitar CFC yang terbakar sesaat setelah api berhasil dipadamkan. “Saya minta manager PS Mall untuk mengecek dapur-dapur yang ada pada tiap tenant agar kejadian seperti ini tidak terulang. CFC yang saya lihat tadi, dapurnya tertutup, sekring listrik dekat situ semua. Saya kira ini tidak mengindahkan keselamatan, keamanan maupun kenyamanan para pengunjung mall,” cetusnya.

Ia meminta semua dapur di PS Mall di cek, tidak ada yang dalam ruang tertutup. “Sekarang sudah ada jaringan gas kota, mengapa tidak menggunakan itu,” kata Eddy. Setelah melihat dari dekat CFC yang terbakar, ia mengunjungi korban terluka di RS Siloam. Diingatkan Eddy, pemilik mall harus bertanggung jawab dalam hal perawatan korban. Eddy berharap korban terluka dari kebakaran itu sabar. “Kejadiannya begitu besar, Pak. Api tiba-tiba saja membesar,” kata seorang staf CFC yang dirawat saat dibesuk Wali Kota.

Estase Manager PT Bayu Jaya Lestari Sukses (GLJS) Pa Mall, M Ghufron mengatakan, pihaknya menyiapkan dua jalur evakuasi yakni pintu Sriwijaya dan Songket. “Kita belum tahu mesalah kerugian, mungkin dua atau tiga hari lagi kita baru bisa dievakuasi kerugiannya berapa,” ucap Ghufron.

Dikatakannya, sesat sebelum kebakaran terjadi, ia kebetulan sedang melakukan tugas rutin mengecek kondsi sekeliling mall. Pada saat api mulai berkobar, ia sedang berada di depan Grand JM store lantai II, lantai yang sama dengan CFC.

“Tahu ada api menyala dari sana, kami langsung mengevakuasi pengunjung dan seluruh pegawai tenant,” jelasnya sembari menyatakan belum tahu penyebab pasti kebakaran tersebut. Pihaknya juga melakukan berbagai mekanisme penanggulangan kebakaran terbaik diantaranya melakukan evakuasi kepada semua pengunjung dan karyawan tenant.

Karyawan dan pengunjung dievakuasi ke titik aman di depan De’Tones Family Karaoke dan area depan Yongki store. Pihaknya mengaku belum tahu bagaimana sebenarnya kebakaran itu bisa terjadi. “Mulai dari karyawan hingga managernya (CFC) tidak bisa ditemui ataupun dihubungi. Semua langsung bubar sehingga tidak ada yang dapat dikonfirmasi,” tutur Ghufron.

Dijelaskannya, akibat kebakaran CFC, PS Mall terpaksa tutup sementara sekitar 4,5 jam. Baru pada pukul 18.00 WIB dibuka dan beroperasi kembali. itupun setelah pihaknya memasang kipas pada setiap pintu masuk mall untuk mempercepat pengeluaran asap.

Akibat kebakaran itu, pihaknya mengalami banyak kerugia. Dari sisi transaksi, pencapaian dari 150 tenant kalau ditotal mencapai miliaran rupiah. Juga menyusutnya jumlah pengunjung, yang biasanya tembus 45 ribu orang, tersisa 30 ribu saat PS Mall dibuka kembali.

“Sebenarnya ini sangat merugikan, namun kami merasa lega karena pengunjung dan semua karyawan tenant berhasil dievakuasi dan dalam keadaan baik,” bebernya. Soal alarm kebakaran yang tidak berbunyi, Ghufron menegaskan, sistem keamanan kebakaran di mall tersebut dalam keadaan baik. (cj1/wia/ce1)

Sumatera Ekspres, Jumat, 10 Mei 2013

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: