Kendaraan Dipungut Rp 50 Ribu


Kendaraan Dipungut Rp 50 Ribu
Sulit Dilintasi: Acces jalan di Desa Pauh I dan Pauh hingga kini semakin parah. Jalan untuk mengangkut hasil kebun dan juga jalan menuju Lubuklinggau sulit dilalui. Kondisi ini dimanfaatkan oleh oknum warga untuk melakukan pemungutan

MUSI RAWAS — Hingga saat ini, akses jalan di Desa Pauh I dan Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas, tak kunjung diperbaiki. Kondisi makin parah, bahkan ajang pungutan liar (pungli) kian mengganas.

Dedi (29), warga mengatakan, dampak kerusakan jalan mempengaruhi harga kebutuh poko. “Karena pedagang harus mengeluarkan kocek ekstra untuk membayar pungli di jalur rusak tersebut,” ujarnya.

Imron (28), warga, mengaku terpaksa mengeluarkan uang Rp 5000 setiap melintas. Sementara Untuk kendaraan roda empat dipungut Rp 50 ribu. “Kalau setiap hari harus mengeluarkan untuk biaya lewat, kami mau makan apa?” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) Mura, Ari Narsa, mengaku akan mengirim petugas untuk melakukan pengecekan. “Bukan kali ini saja laporan soal pungli tersebut. Kami akan koordinasikan dengan pihak kepolisian. Kalau telah melakukan pemaksaan, itu jelas melanggar,” pungkasnya. (wek/ce4)

Sumatera Ekspres, Senin, 22 April 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: