Ingin Mengubah Hidup, Keahlian Minim


Ingin Mengubah Hidup, Keahlian Minim
Gubuk: Husnawati yang tinggal di gubuknya sehari-hari bergelimang sampah. Dia juga sehari-hari bertugas sebagai penunggu tempat pembuangan sampah

Meski tinggal di tumpukan sampah dengan membangun gubuk, tak membuat pasangan suami istri, Halim dan Husnawati, patah arang. Dari tumpukan sampah itu, keluarga ini mengais rupiah demi rupiah untuk memenuhi kebutuhan dan menyambung hidup mereka.

————————————————–

Khoirunnisak – Talang Putri

—————————————————

Hampir dua tahun, Husnawati (35), menempati lahan milik PT Pertamina yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang berlokasi di Jl Pulau Layang, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Palembang. Ibu satu anak itu sehari-hari setia menjaga tumpukan sampah plastik yang telah dikumpulkannya setiap hari. Sehingga dia bersama suaminya bergantian tinggal tinggal di gubuk dekat tumpukan sampah itu.

“Saya bergantian dengan suami menjaga gubuk ini. Kalau malam, saya pulang ke rumah yang kondisinya hampir sama dengan gubuk ini. Karena takut plastik-plastik yang telah kami kumpulkan itu dicuri, makanya saya dan suami bergantian tidur di gubuk ini,” cerita Husnawati.

Wanita itu menuturkan, setiap hari dia bersama suaminya bisa mengumpulkan plastik hingga 10 kilogram. Sebelum dijual kepada pengumpul, plastik-plastik berupa botol dan sisa rumah tangga lainnya mesti dicuci. Apabila sampah plastik itu dikumpulkan dalam jumlah banyak, Husnawati bisa mengantongi uang hingga Rp 200 ribu per minggu.

“Kalau sepi, bisa cuma Rp 50 ribu saja. Karena tidak semua plastik itu bisa dijual kepada pengumpul. Jadi harus dipilih plastik-plastik yang layak dijual,” katanya.

Meski demikian, Husnawati tetap bersyukur atas pekerjaannya dan tinggal di kawasan pembuangan sampah. Untuk menambah penghasilan keluarga, sang suami juga sehari-hari bekerja sebagai buruh angkut di Pasar Plaju. “Sebenarnya, kami ingin mengubah hidup dengan bekerja yang lain dan lebih layak, tapi tidak memiliki keahlian,” tukasnya. (*/ce4)

Sumatera Ekspres, Senin, 22 April 2013

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: