Pulang Kampung Berharap Dukungan


Pulang Kampung Berharap Dukungan
Jumpa Fans Puluhan penggemar dan pendukung rebutan untuk bersalaman dengan Bagas, gransfinalis Idola Cilik 2013 asal Palembang, kemarin (7/4), ia menyapa pendukung dan fansnya melalui serangkaian acara di kediaman Wako Palembang dan rumah dinas Gubernur Sumsel. Griya Agung.

Bagas yang pada grand final nanti akan beradu bakat dengan Difa disambut Wako Palembang, H Eddy Santan Putra dan istrinya Hj Eva Santana. Tampak mendampingi kedua orang tuanya Erlangga dan Irawati, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang Drs Riza Pahlevi dan puluhan fans yang mayoritas remaja putri. Para fans konvoi mengikuti Bagas menggunakan sepeda motor dan juga mobil.

yang mengenakan busana khs Palembang terus menebar senyum simpul. Pelajar SMPN 11 kelahiran Palembang, 6 Mei 2000 itu mengatakan, kedatangannya ke Kota Palembang untuk memenita dukungan dan doa masyarakat Sumsel agar mendapatkan hasil terbaik saat grand finalis 13 April mendatang.

“Mohon dukungannya agar Bagas menang ya,” ucapnya. Rencananya ada delapan lagu yang akan ia nyanyikan pada grand final nanti. Saat ini, Bagas terus berlatih meningkatkan kemampuan olah vokal, juga performance-nya. “Bakal menguras tenaga sekali, jadi harus siap,” katanya.

Ia mengaku, delapan lagu tersebut cukup familiar, namun masih belum terlalu hafal dan sering lupa. “Aku sudah tahu lagunya, tapi belum hafal lirik. Yang paling digemari Butiran Debu, Rumor dan Bukan Dia Tapi Aku (Judika).”

Wako Eddy Santana Putra mengatakan, sangat bangga dengan prestasi Bagas. Ia meyakini, masih banyak pelajar Metropolis yang berbakat, tinggal kemampuan untuk belajar dan berani berkompetsi. “Patutnya, Bagas menjadi contoh bagi pelajar jangan takut untuk mengukir prestasi,” cetusnya.

Di Griya Agung, Bagas disambut Kepala Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, H Toni Pagarbesi SH MSi dan staf Pemprov Sumsel. Ia sempat menyanyikan dua lagu, Jangan menyerah dan Ya Saman.

Kata Erlangga, ayah Bagas yang seorang PNS Dinas Pendidikan Sumsel, setelah masuk 15 besar. Bagas telah dikontrak salah satu stasion televisi swasta. Di balik prestasinya, Bagas yang lahir di Palembang, 6 Mei 2000 itu termasuk anak pendiam. Terlihat dari gayanya ketika tiba di Griya Agung hingga acara usai. “Kaami bangga, Bagas anaknya tidak nakal dan juga berprestasi,” ucap Erlangga.

Berbagai penghargaan pernah diraihnya. Seperti juara I pemilihan Sumeks Kids 2009, juara I nyanyi solo lomba kreativitas siswa SD tingkat Kecamatan Sukarami 2009, juara I vokal Indomaret 2010, juara I lomba festival seni siswa nasional tingkat SD provinsi Sumsel dan mewakili ajang ini ke tingkat nasional ke Makassar 2011. Bagas juga finalis 36 besar Indonesia Mencari Bakat (IMB) di Trans TV 2010 serta juara I bintang sekolah XL tingkat SD 2012.

Erlangga mengatakan, perjalanan Bagas sukses seperti sekarang cukup panjang. Telat ikut audisi Idola Cilik 2013 di Palembang. Bagas minta didaftarkan ayahnya audisi di Medan. “Saat itu, kebetulan saya memang dalam perjalanan dinas ke Medan. Akhirnya saya daftarkan Bagas ikut audisi di sana,” ucapnya.

Persaingan di Medan sangat ketat. “Wah, Pak, siap-siap saja untuk kalah. Bapak tahu sendiri kalau di Medan ini gudangnya penyanyi,” ucap salah satu orang tua peserta kontestan asli Medan yang masih terngiang di telinga Erlangga. Dari 2 ribu peserta, tersaring 30 orang dan yang lolos dan dikirm ke Jakarta hanya tujuh orang, termasuk Bagas.

Mengetahui Bagas lolos ke Jakarta merupakan suatu kegembiraan tersendiri bagi Erlangga. “Saya waktu itu sudah pesan tiket PP (pulang-pergi) ke Palembang, terpaksa saya memperpanjang demi anak saya,” cetusnya sembari mengatakan kalau anaknya itu sudah punya begitu banyak penggemar.

Menurut penuturan Irawati, ibunda Bagas, bersama sang kakak, Aditya Yudistira Pratama, Bagas memang sudah lama private musik. Keduanya sering diminta menyanyi pada berbagai acara, termasuk pernikahan. “Bagas lebih suka main keyboard, malah kakaknya yang suka menyanyi. Tapi mungkin ini memang rezekinya Bagas,” ujar PNS di lingkungan Polda Sumsel ini.

Di balik kepulangan Bagas ini, Irawati berharap ada perhatian pemerintah dan seluruh masyarakat Sumsel bisa memberikan dukungan agar Bagas dapat membawa harum nama provinsi ini dengan menjadi yang terbaik di ajak Idola Cilik 2013. “Untuk seluruh masyarakat Sumsel, mohon dukungannya. ketik IC (spasi) Bagas kirim ke 6288 ya,” pungkasnya. (yun/cj6/ce2)

Sumatera Ekspres, Senin, 8 April 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: