Pembobol Rumah Dicokok


Terlacak Dari Keberadaan Blackberry

Pembobol Rumah Dicokok
Gelar: Tersangka Hasan (tengah), saat digelar kasus pencuriannya berikut BB peralatan mencuri dan hasil curiannya, di Mapolsek IB I Palembang, kemarin (8/4).

PALEMBANG — Hasan (28), warga Jalan Ki Merogan, Lr Kebon, RT 40/08, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, dicokok di rumahnya oleh aparat Unit Reskrim Poksekta IB I, Minggu (7/4) sekitar pukul 00.00 WIB. Dia merupakan salah satu dari dua pelaku pembobolan rumah Drs Saut Panjaitan di Jl Seruni, Perumahan Villa Gardenia . No 16 RT 01/01 kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB), Kamis lalu (28/3).

Tersangka Hasan, berhasil ditangkap dri keberadaan Blackberry milik korban yang dipakainya sendiri. “Keberadaan tersangka kami ketahui setelah kami melakukan pelacakan bersama IT (Informasi Teknologi, red) kita terhadap sinyal HP korban yang ada padanya. Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP, satu pelaku lagi masih kami buru.” kata Kapolsekta IB I Kompol Ihsan SIk, didampingi Kanit Reskrim Ipda Sukono SH, kemarin.

Dari pengakuan tersangka Hasan, dia mengaku hanya diajak temannya, Ag (DPO) yang merupakan otak pelakunya. Selain membobol rumah korban di Perumahan Villa Gardenia, mereka juga pernah beraksi di kawasan KM 12 Palembang.

“Hasil maling ini belum dijual galonyo, Pak. Sebagian barang jugo masih ado di kawan aku. (Ag red) Kami masuk siang-siang, pas rumah lagi kosong. Model linggis samo pisau kecik bae untuk ngerusak pintu rumah,” jelas tersangka Hasan.

Namun tersangka Hasan berkelit tidak tahu sudah berapa kali diajak mencuri oleh Ag. Hasan hanya mengantongi uang sabesar Rp 200 ribu dan satu unit PSP yang turut disita sebagai barang bukti (BB). Selain itu, darinya juga disita motor Honda Blade warna hijau yang dikendarainya saat beraksi, linggis kecil dan pisau. Tiga buah jam tangan, satu jam rantai, satu unti Blackberry Torch, lima unit HP lainnya, empat buah tas, dan sejumlah baju.

“Rumah yang pertamo itu cuma dapet laptop samo PSP, Pak. Itulah yang aku dapet dienjuk oleh Ag, samo duit Rp 200 ribu. Kalu rumah yang keduo ini dapetnyo banyak jugo, Pak. Aku idak tau lah berapo kali dio maling, tapi aku baru duo kali dengan dio maling masuk rumah,” tukas tersangka Hasan. (aja/air/ce2)

Sumatera Ekspres, Selasa, 9 April 2013

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: