FS-DED Tol Masih Proses


FS-DED Tol Masih ProsesPALEMBANG — Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Freddy Saragih mengatakan, pemerintah pusat memang memberikan penugasan kepada PT Hutama Karya (HK) untuk menatausahakan jalan tol Palembang-Inderalaya. Hal ini diungkapkannya usai rapat tertutup soal perkembangan proyek ini di Griya Agung, kemarin.

“Mereka (PT HK, red) memang tak bisa disebut sebagai kontraktor,” ucapnya. Meski informasi dalam rapat itu feasibility study (FS) dan detail engineering design (DED) tol Palembang-Inderalaya masih dalam proses, tapi Freddy optimis, mega proyek ini dapat segera dilakukan secepatnya.

Psalanya, keberadaan jalan til ini akan berdampak positif meningkatan perekonomian di Sumsel dan secara tidak langsung untuk provinsi lain di Sumatera. “Adanya tol ini nantinya akan meningkatkan potensi ekonomi dan memunculkan pusat ekonomi sepanjang Sumatera, mulai dari Aceh hingga Lampung,” imbuhnya.

Apalagi, tol Palembang-Inderalaya bagian dari jalan tol Trans Sumatera Highway. Meski pembangunan dilakukan pemerintah pusat, Freddy berharap bantuan dari barbagai stakehoulder terkait di Sumsel, khususnya pemerintah daerah. “Kalau ini sukses, baru dilakukan juga ke provinsi lain seperti Sulawesi dan Kalimantan,” cetusnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, struktur pendanaan dalam penugasan PT Hutama Karya dibuat secara sederhana. Sumber pembiayaaannya proyek tol ini berasal dari penyertaan modal negara (PMN), perjanjian penerusan peminjaman, dan obligasi, baik yang diterbitkan pemerintah maupun PT HK sendiri.

Setelah selesai dibangun, pemerintah dapat mempertimbangkan untuk “menjual” ruas jalan yang memiliki return memadai. Jika tidak, maka akan tetap dikelola PT Hutama Karya dengan fasilitas dukungan dari pemerintah.

Usulan PT Hutama Karya dalam ground breaking, beberapa waktu lalu, jalan tol Palembang-Inderalaya membutuhakan penyelesaian selama dua tahun. Sebelumnya, General Mnager (GM) Pembangunan Jalan Tol PT Hutama Karya, Rizal Sucipto mengatakan saat ini pihaknya melakukan persiapan untuk kebutuhan teknis, seperti business plan dan alokasi sumber daya manusia (SDM) untuk melancarkan pembangunan tol tersebut.

“Akan dikerjakan sesuai dengan syarat perpres dan lahan harus sudah selesai,” tegas Rizal. Jika sudah siap semua, pihaknya memastikan pengerjaan proyek tol akan dilakukan tahun ini juga. “Jika perpres sudah ada, kita akan sampaikan business plan-nya kepada Kementerian PU sebagai instansi yang nantinya akan mengeluarkan rekomendasi, termasuk izin untuk melakukan tender dan sebagainya,” tukasnya. (rip/ce2)

Sumatera Ekspres, Jumat, 5 April 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: