Melongok Beberapa Tempat Menghafal Al-Qur’an Di Metropolis (Bag. 2)


Baca 5 Kali Baru Dihafal, Manfaatkan Mp3 atau Rekaman

Melongok Beberapa Tempat Menghafal Al-Qur'an Di Metropolis (Bag. 2)Setiap orang memiliki cita-cita yang mulia dalam hidupnya. Tak terkecuali Pimpinan Ponpes Jamiatul Qurro, H Hendro Karnadi SAg yang telah mewujudkan cita-citanya mendirikan tempat untuk mencetak para penghafal Al-Qur’an di Metropolis. Seperti apa aktivitas di sana?

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

M Rian Saputra – Palembang

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Awalnya, ponpes tersebut berada di kawasan Way Hitam. Sebuah rumah yang memang diperuntukkan bagi para santri dan santriwati penghafal Al-Qur’an. Seiring perkembangan kegiatan dan jumlah santri, rumah tersebut dinilai tak memadai lagi. Namun berkat bantuan donatur, seluruh aktivitas dipindahkan ke lokasi sekarang di kompleks Poligon Blok CH 03, Kelurahan Bukit Lama.

Dengan gamblang Ustadz Hendro mejelaskan, di ponpesnya menyediakan kelas khusus untuk para santri penghafal Al-Qur’an. Selain itu, ada dua kelas lainnya, yakni kelas dakwah dan bahasa Arab. Masing-masing terdiri dari tiga ruang belajar sehingga total ada enam ruang kelas.

Hingga saat ini, jumlah santri di Ponpes Jamiatul Qurro sebanyak 140 orang. Jumlah tersebut sudah termasuk yang bermukim dan yang tidak bermukim di ponpes. “Kita sengaja batasi jumlah santri,” ungkap suami dari Martini ini. Dalam sehari, setiap santri atau santriwati di pesantren tersebut dapat menghafal 1-15 ayat Al-Qur’an.

“Biasanya mereka membutuhkan waktu sekitar tiga tahun,” ungkap pria kelahiran Tanah Abang, 36 tahun lalu itu.

Kebiasaan di ponpes itu, para santri dan santriwati menghafal Al-Qur’an usai shalat Subuh. Setelah itu, mereka melakukan persiapan untuk sekolah. Mereka semua diharuskan sudah berkumpul lagi di ponpes sekitar pukul 14.00 WIB untuk beristirahat sejenak. “Barulah setelah Ashar, para santri menyetor hafalan di depan pembimbing hingga Maghrib tiba,” jelas Hendro.

Usai Isya, barulah para santri dan santriwati melakukan kegiatan masing-masing. Sejauh ini, ucap Ustadz Hendro, dari Ponpes Jamiatul Qurro telah menelurkan 15 orang hafiz, 13 laki-laki dan 2 perempuan. “Kami memiliki santri yang sudah menghafal 30 juz dalam waktu kurang dari empat tahun. Saat ini, ia masih duduk di bangku SMP,” bebernya.

Dikatakannya, kunci untuk menghafal ayat-ayat Al-Qur’an adalah kemauan dan tekad dari dalam diri seorang santri dan santriwati. “Di sini juga ada metode khusus, contohnya dibaca sebanyak lima kali baru kemudian dihafal,” cetusnya. Selain itu, sebagian santri memanfaatkan alat bantu teknologi Mp3 dan rekaman untuk memudahkan hafalan.

“Alhamdulillah, sejauh ini cukup efektif,” kata Ustadz Hendro. Setelah hafal 5 juz, para santri dan santriwati akan diwisuda. Hanya satu yang sering membuatnya khawatir dengan pergaulan sekarang. “Ada mereka yang mencoba mengikuti gaya remaja sekarang ini, bahkan ke arah pacaran. Ini yang kita khawatirkan dan terus kita berikan pemahaman,” imbuhnya.

I berharap, ke depan akan semakin banyak lahir para penghafal Al-Qur’an di Sumsel. Termasuk dari Ponpes Jamiatul Qurro, untuk mendapat generasi penerus bangsa yang mempunyai benteng keagamaan mumpuni. Menurut Ustadz Hendro, hal ini sangat penting.

“Jika seseorang sudah hafal Al-Qur’an, maka ia akan memberikan shafaat positif untuk dirinya dan juga keluarganya. Ilmu tersebut haruslah diamalkan agar tak menjadi sia-sia,” tuturnya sembari mengakui kalau ia sendiri “lahir” dari tempat penghafal Al-Qur’an. (*/ce2)

Sumatera Ekspres, Kamis, 28 Maret 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: