Ngaku “Iptu”, Tipu Ratusan Juta


Tiga Korban Termasuk Pacar, Bisnis Handphone

Ngaku Iptu Tipu Ratusan JutaPALEMBANG — Berakhir sudah sandiwara Ivan (20), warga Jl Lingkaran, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang. Setelah sempat jadi buronan polisi selama dua bulan karena lari ke Kalimantan dan Pulau Jawa, 5 Maret lalu ia ditangkap pada sebuah hotel di Metropolis.

Kini tersangka meringkuk di balik jeruji besi Mapolresta Palembang. Ia menjadi tersangka dalam kasus penipuan bisnis handphone (hp) yang nilainya mencapai Rp 845,4 juta. Kerugian ini dialami tiga korbannya. Pertama Wiliam Leno Chan alias Awi (35), warga Kecamatan IT I.

Kejadiannya, Sabtu, 22 Desember 2012. Dalam laporannya ke polisi, korban mengaku telah mengalami kerugian Rp 790 juta lantaran uang hasil penjualan handphone tidak disetorkan tersangka kepadanya.

Korban kedua, Ricky Permana (26), warga Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I. Kerugian mencapai Rp 45.400.000, kejadiannya pada Desember 2012. Modusnya, tersangka menawarkan handphone BlackBerry kepada korban sebanyak 15 unit. Namun, sebelum itu tersangka meminta korban menyetorkan uangnya dahulu.

Setelah uang Rp 45.400.000 disetor, tersangka tidak memberikan handphone yang dijanjikan. Untuk korban terakhir tak lain pacarnya sendiri, Susi (21), mahasiswi, warga Talang Buruk, Alang-Alang Lebar.

Modusnya, tersangka mengaku sebagai anggota polisi dengan pangkat inspektur satu (iptu) yang bertugas di Mpolda Sumsel. Kepada sang pacar, tersangka mengaku hendak buat usaha jual beli handphone.

Karena sayang, korban mau saja memberikan ATM berikut buku tabungan BCA berisi uang Rp 7 juta dan cincin emas setengah suku. Setelah mendapatkan barang berharga sang pacar, tersangka pun kabur.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Iptu DK Zendarto membenarkan adanya penangkapan tersangka. “Dia masih dalam pemeriksaan lebih lanjut karena diduga masih ada korban lain dari aksi penipuan tersangka,” ucapnya.

Dibenarkan Zendarto, selain mengaku sebagai seorang distributor handphone, tersangka juga mengaku anggota polisi yang bertugas di Mapolda dengan pangkat iptu. “Dia menunjukkan foto dirinya berseragam untuk meyakinkan korbannya. Tersangka akan dijerat pasal 378 dengan ancapan kurungan empat tahun penjara,” imbuhnya.

Ia meminta, korban lain dari tersangka untuk melapor ke Mapolresta Palembang. Saat diperiksa petugas kemarin, tersangka mengaku terpaksa menipu para korban lantaran gagal menjual handphone milik korban pertama. Selanjutnya ia menipu lagi untuk berusaha membayar utangnya kepada korban pertama.

Ia membantah mengaku sebagai anggota polisi. Menurutnya, seragam polisi tersebut ia pinjam dari seorang kenalannya. “Aku cuma untuk foto pribadi dan iseng-iseng bae pakai baju polisi itu,” kilah tersangka yang informasinya anak dari distributor handphone ini sembari terus tertunduk. (gti/ce1)

Sumatera Ekspres, Jumat, 22 Maret 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: