Tempe Baik Untuk Penderita Anemia


Tempe Baik Untuk Penderita AnemiaMakanan tempe dari olahan kedelai mengandung nutrisi dan gizi yang sangat baik bagi tubuh. Indriana SKM, ahli gizi dari Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, mengatakan, tempe mengandung asam fitat rendah, vitamin B12, protein siap cerna, dan isovlavon.

“Pengolahan tempe dengan cara fermentasi menyebabkan zat yang terkandung dalam kedelai berubah. Akibatnya terjadi peningkatan nilai gizi kurang lebih dua kali lipat setelah kedelai difermentasi menjadi tempe seperti kandungan kadar vitamin B2, vitamin B12, niasin, an asam pantorent,” ucap Indri sapaan akrabnya.

Dia menerangkan, berdasarkan analisis kandungan gizi tempe berupa niasin mencapai 1.13 mg per 100 gram tempe. Padahal pada kedelai kadar niasinnya hanya 0,58 mg per 100 gram tempe. Penderita anemia, lanjut Indri, sangat disarankan mengonsumsi tempe.

“Kadar hemoglobin rendah mengakibatkan seseorang mengalami anemia. Terjadi karena penderita kekurangan zat besi (FE), tembaga (Cu), seng (Zn), protein, asam folat dan vitamin B12. Sehingga disarankan mengonsumsi tempe karena unsur-unsur yang dibutuhkan penderita anemia ada pada tempe,” ulasnya.

Kandungan zat besi dan zat flafoid sebagai antioksidan desmutase yang dapat mengendalikan radikal bebas sehingga baik untuk penderita jantung. Tempe juga menjadi daya hipokolesterol kerana mengandung asam lemak jenuh ganda sehingga menurunkan kadar kolesterol. “Selain itu kandungan kalsium pada tempe bisa mencegah osteoporosis dan lain-lain,” tutupnya. (nat/ce1)

Sumatera Ekspres, Senin, 14 Januari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: