Diputar Perdana 8 Januari


Film Gending Sriwijaya

PALEMBANG — Dalam waktu dekat, masyarakat Sumsel akan dapat menyaksikan film Gending Sriwijaya garapan sutradara Hanung Bramantyo. Film fiksi menceritakan kisah tiga kerajaan yang berebut kekuasaan di abad ke-16 setelah runtuhnya Kerajaan Sriwijaya itu akan diputar di seluruh Indonesia pada 10 Januari nati.

“Untuk Palembang, tayang perdana pada 8 Januari, selanjutnya baru ditayangkan secara nasional 10 Januari,” ungkap Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, kemarin (6/1). Dalam pemutaran perdana di Palembang akan hadir seluruh pemeran dalam film tersebut.

“akan ada nonton bareng bersama Gubernur Sumsel, para aktris dan aktor yang terlibat dalam film Gending Sriwijya ini,” bebernya. Pemprov Sumsel berencana akan mengundang seluruh tokoh yang ada di Sumsel, mulai Kapolda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, perwakilan kabupaten/kota, dan lainnya.

Rencananya, kata Irene, akan ada pembagian tiket nonton gratis kepada masyarakat, teknisnya sedang digodok lebih lanjut. Film yang didanai APBD Sumsel sekitar Rp 9 miliar itu melibatkan sejumlah aktor dan aktris papan atas Tanah Air.

Di antaranya, Agus Kuncoro (Awang Kencana), Sahrul Gunawan (Purnama Kelana), Slamet Raharjo (Dapunta Hyang Jayanasa), Jajang C Noer (Ratu Kalimanyang), Mathias Muchus (Ki Goblek), Julia Perz (Malini), dan sejumlah pemain lokal asal Sumsel.

Film Gending Sriwijaya ini sejenis Film epic, hisrorical, adventure, dan juga ada unsure dramanya. Berdurasi 2 jam 30 menit, film yang diproduksi Putar Production ini menjadi salah satu film mahal garapan Hanung setelah Sang Pencerah. Untuk Sumsel, ini film kedua setelah Mengejar Angin yang sukses meraih sejumlah penghargaan nasional.

Hanung sendiri dalam jumpa pers di Jakarta mengaku cukup terbebani menggarap film dengan biaya sebesar itu. “Ini menjadi beban karena menggunakan dana rakyat. Kita berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik. Ini persembahan dari Sumsel untuk Indonesia,” jelasnya.

Inti dari film Gending Sriwijaya menceritakan perebutan kekuasaan antara dua putera mahkota Kedatuan Bukit Jerai, Awang Kencana (Agus Kuntjoro) dan Purnama Kelana (Sahrul gunawan). Raja Dapunta (Slamet Raharjo) lebih memilih Purnama Kencana menjadi penerus tahta karena lebih pintar dan berpengetahuan luas. Hal ini kerena tradisi kerajaan, putra mahkota merupakan anak laki-laki tertua (tha/ce2)

Sumatera Ekspres, Senin, 7 Januari 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: