Terlindas Truk, Otak Berceceran


Terserempet Truk Saat Mendahului

LEMABANG — Maksud hati mendahului mobil truk yang ada di depannya, Mona Maulina Hari Yati (18), warga Jl DI Panjahitan, Lr Lama RT 09/03, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Palembang, malah mendapat celaka. Bahkan fatal, dia tewas mengenaskan setelah terlindas truk bernopol BG 8888 UG yang dikemudikan Margono (43), warga Jl Perintis Kemerdekaan, RT 24/06, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang.

Kecelakaan Maut itu terjadi di Jl Yos Sudarso, Kelurahan 3 Ilir, Kecamtan IT II, Palembang, Rabu (15/8) sekitar pukul 08.15 WIB. Sebelumnya, korban mengemudikan sepeda motor Honda Beat bernopol BG 4546 IU, dari arah Simpang Boom Baru menuju Pasar Lemabang.

Diduga saat hendak mendahului truk yang disopiri Margono, motor korban terserempet badan truk. Korban terjatuh bersama sepeda motornya hingga masuk kolong truk dari sisi kanan. Kepala korban terlindas dan badan remuk hingga tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP).

Peristiwa itu menjadi perhatian warga seketirnya sehingga arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan. Oleh warga, pascakejadian Margono sempat diamankan ke Mapolsekta IT II sebelum dilimpahkan ke penyidik Unit Laka Satlantas Polresta Palembang.

“Waktu itu aku jingok korban bawa motor dan berada di belakang truk aku. Korban jugo berusaha nak nyalip, tapi kejingokan grogi sehingga aku denger suaro tabrakan. Aku jingok dari kaco spion ado yang nyampak dan wong ngenjuk tau kalu ado kecelakaan. Makonyo aku beruusaha nolong sebelum polisi datang,” beber Margono saat berada di ruangan Unit Laka, kemarin.

Oleh petugas Laka Pakjo 902 Pakjo dipimpin Aiptu Amdhi Ch SH bersama anggotanya, jenazah korban dievakuasi dari TKP ke Kamar Jenazah RSMH Palembang. Sementara, kedua kendaraan korban diamankan di Pos Laka 902 Pakjo sebagai barang bukti (BB) atas kecelakaan tersebut.

“Dari keterangan yang diperoleh, korban tewas akibat terlindas ban belakang truk, akibat motornya terserempet truk tersebut. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, sopir truk telah diamankan untuk dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut,” ungkap Kanit Laka Iptu Harsono SH, mewakili Kasat Lantas Kompol Gusti Maychandra Lesmana SIk.

Sementara itu, di Kamar Jenazzah RSMH Palembang tampak kerabat dan rekan kerja korban. Bahkan kedua orang tua korban, Jahri Saman dan Eni berusaha tabah. Namun beberapa keluarga korban juga tampak shock dan histeris atas kejadian yang menimpa korban.

Jahri Saman mengatakan, sebelum berangkat kerja anaknya berpamitan kepada mereka seperti biasa. “Saya sebenarnya tidak memiliki firasat apapun, tetapi tidak seperti biasanya Mona tidak berpamitan pagi itu,” ujar Jahri. “Selama ini, Mona itu sering tidur bersama adiknya, tetapi beberapa hari terakhir ini tidak. Mungkin ini juga pertanda akan meninggalnya,” timpal Eni tersedu-sedu.

Usai dilakukan otopsi, jasad korban lalu dibawa ke rumah duka. Di rumah duka jasad Mona disambut oleh pihak kelurga dan kerabat. Ibu korban sempat histeris kembali.

“Ngapo oi, anak gadis aku ini,” ujar Eni

Langkahnya tertatih dan terpaksa harus digendong menuju ke rumah duka. Salah seorang tetangga korban, Ika menuturkan, almarhumah Mona dikenal orang yang baik di lingkungan tempat tinggalnya. “Pas nak pegi begawe pagi-pagi, celanonyo putih-putih. Teros kukasih tahu, dio langsung balek lagi ke rumah ganti celano,” kata Ika. (roz/wek/ce2)

Sumatera Ekspres, Kamis, 16 Agustus 2012

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: