Meneladani Allah Yang Maha Luas


Meneladani Allah Yang Maha Luas

LEMABANG 2008 Oleh: KH Abdullah Gymnastiar

Ingin jadi orang bijak, ingin bahagia dan mulia, maka luaskanlah ilmu, wawasan, dan pengalaman. Kalau kita kaya dengan ilmu maka dunia dengan sendirinya akan menghampiri kita. Al-Waasi’ adalah satu sifat Allah yang tercantum dalam Asma’ul Husna, yang artinya adalah Allah Yang Maha Luas. Kata Al-Waasi’ tersusun dari huruf, Wau, Syin, dan ‘Ain. Setiap kata yang tersusun dari huruf-huruf ini menjadi antonim dari sempit atau sulit. Dari sini lahir makna-makna seperti “kaya,” “mampu,” “luas,” “meliput,” “langkah panjang,” dan sebagainya.

Allah adalah Dzat yang Maha Luas. Luasnya kekuasaan Allah sungguh tidak terbatas, meliputi semua yang ada dilangit dan dibumi. Allah Maha Luas Keagungan Nya. Sehingga Ia kuasa memuliakan siapa saja yang Ia kehendaki tanpa berkurang Kemuliaan-Nya. Allah Maha Luas rezeki-Nya, sehingga Ia mampu memberikan karunia kepada semua makhluk tanpa berkurang sedikitpun kekayaan-Nya. Allah Maha Luas Ilmu Nya, sehinga Ia mengetahui segala sesuatu tentang ciptaan-Nya sampai hal sekecil-kecilnya. Ia mengetahui lintasan hati setiap manusia. Ia mengetahui jalannya seekor semut hitam yang merayap dibatu hitam saat tengah malam yang kelam.

Ternyata, luas-Nya Allah itu berbeda dengan luasnya manusia. Luasnya dalam pandangan manusia selalu dibatasi ukuran. Lapangan sepakbola itu luas, namun bisa dihitung dalam meter. Seorang profesor pasti memiliki ilmu yang luas, namun luasnya ilmu profesor pasti berbatas dan hanya pada satu segi. Luas dalam pandangan Allah tidak dibatasi ukuran atau dimensi waktu. Ia “LAITSA KAMITSLIHI SYAI’UN = Tidak bisa diserupai makhluk.” Intinya, segala sesuatu yang ada dialam semesta ini ada dalam genggaman Allah. Allah mengetahui segala sesuatu yang ada di alam ini.

Hikmah apa yang kita bisa ambil dari sifat Allah ini? Kita layak meniru sifat Allah ini dengan meluaskan ilmu pengetahuan dan wawasan dengan banyak menyimak, membaca dan bergaul dengan para ulama. Makin luas ilmu kita, akan makin bijak pula kita, makin mudah menghadapi hidup dan makin paham pula kita akan arah hidup. Keluasan ilmu dan pengetahuan akan memudahkan kita menyikapi masalah dengan cara tepat. Ingin jadi orang bijak, ingin bahagia dan mulia, maka luaskanlah ilmu, wawasan dan pengalaman.

Dengan meneladani sifat Al-Waasi’ ini, kitapun harus belajar mengubah sudut pandang kita dalam tingkatan yang paling rendah. Kekayaan ilmu, kekayaan hati yang bersumber dari kekayaan iman jauh lebih tinggi diatas harta. Karena itu, kita jangan bangga dengan sesuatu yang rendah. Bukankah penjahatpun yang diberi harta yang tak kalah penting, kita harus memiliki keluasan hati. Suasana hati akan menentukan bahagia tidaknya hidup kita. Sehingga kita harus melatih agar senantiasa lapang.

Berlatih untuk tidak mudah tersinggung, tidak mendramatisir masalah, mudah memaafkan, dan menyadari bahwa yang dilakukan orang lain tidak akan selalu sesuai dengan kehendak kita, adalah cara untuk mendapatkan kelapangan hati. Makin luas sebuah lapangan, makin sulit terjadi gesekkan. Ilustrasinya, dilapangan yang luas kita tidak akan takut dengan seekor tikus, kecoa, atau ular. Namun, akan beda rasanya jika kita bersama hewan-hewan tersebut dikamar kecil. Rumusnya “2B2L” dapat pula dijadikan formula untuk menciptakan keluasan hati, terutama saat bergaul dengan orang lain. “B” pertama bijak terhadap kekurangan dan kesalahan, “B” kedua adalah berani mengakui kelebihan dan jasa orang lain. “L” pertama adalah melupakan jasa atau kebaikan diri, dan “L” kedua adalah mampu melihat kekurangan dan kesalahan diri. “Wallahu a’lam”

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: