Kedua Korban Dipulangkan


Kedua Tersangka Dipulangkan PALEMBANG – Penyidikan kasus dugaan human trafficking yang akan dijadikan pemuas nafsu lelaki hidung belang di eks lokalisasi Teratai Putih, Kampung Baru, Palembang, masih berjalan. Belum ada penambahan tersangka dalam kasus tersebut, terkait perekrutan kedua korban dari kampung halamannya di Jawa Barat dan tiba di Kampung Baru, Palembang.

“Tersangk hingga saat ini masih tetap satu orang, dan masih terus diperiksa terkait keterangan saksi korban (SM dan NE, red),” ujar Kapolsekta Sukarami, Kompol Nurhadiansyah, kemarin (25/6). Sebab sebagaimana dikatakan korban, mereka awalnya akan dipekerjakan sebagai pelayan toko di Palembang. Bukan untuk pekerja seks komersial.

Read more of this post

Dinkes Keluarkan Surat Edaran


Kabut Asap makin menjadi, Waspada ISPA

Dinkes Keluarkan Surat Edaran
Berselimut Kabut: Dua pesawat berada di landasan Bandara SMB II Palembang. Terlihat jelas kabut menyelimuti kawasan bandara, tapi tidak menggangu jarak pandang dan operasional penerbangan, kemarin.

* * * * * * * * * * * * * * *

PALEMBANG – Jumlah titik api (hotspot) per pukul 05.00 WIB, kemarin (25/8), hanya 43 titik. Di Banyuasin 2 titik, Lahat 2 titik, Muba 23 titik, Mura 4 titik, Ogan Ilir 2 titik, dan OKI 10 titik. Angka itu tak sebanyakan pantauan satelit dua hari lalu yang mendeteksi ada 125 hotspot di Sumsel.

Namun, asap di wilayah udara Palembang terasa makin menyengat. Siang hari, kabut asap membuat udara seolah mendung. Padahal, biasanya pada siang hari cuaca Palembang cerah.

“Bila harus keluar rumah, pakai masker dan kacamata, khususnya untuk yang mengendarai sepeda motor,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra Lesty Nuraini Apt MKes.

Read more of this post

Serang Pilih Berangkat Siang


Serang Pilih Berangkat Siang
Sandar: Beberapa kapal tongkang memilih bersandar di pagi hari. Mereka baru melaut sekitar pukul 09.00 WIB untuk mengantisipasi kabut asap yang menyelimuti Banyuasin.

* * * * * * * * * * * * * * *

BANYUASIN – Aktivitas transportasi perairan Sungai Musi tepatnya di wilayah perairan Kabupaten Banyuasin dalam sepekan terakhir cukup terganggu. Hal ini karena tebalnya kabut asap yang menghalangi pandangan serang. “Sudah satu minggu terakhir kami (serang kapal, red) memilih beroperasional pada siang hari,” ujar Rustam, serang kapal tongkang pengangkut material bangunan ketika ditemui koran ini, kemarin (25/8).

Kalau memaksakan diri untuk beroperasional pada pagi hari, para serang takut terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dan lain sebagainya. “Karena jarak pandang lebih pendek. Jadi tidak dapat leluasa melihat kapal-kapal yang berada di depan. Maka dari itu, labih baik berangkat pada siang hari, yaitu sekitar pukul 10.00 WIB,” bebernya.

Kalau tidak ada kabut asap, biasanya para serang baik itu kapal tongkang, speed boat, dan kapal-kapal lainnya beroperasional sekitar pukul 07.00 WIB. Namun sekarang lebih siang untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Read more of this post

10 September, Bebas Pedagang


Tempati Lapak 3×3 Meter

10 September, Bebas Pedagang
Akan Direlokasi: Para pedagang di Jalan Demang Lebar Daun, depan RSI Siti Khadijah yang akan direlokasi ke Jalan Anwar Arsyad, selalu ramai dikunjungi pembeli setiap sore.

* * * * * * * * * * * * * * *

PALEMBANG – Rencana Pemerintah Kota Palembang untuk merelokasi para pedagang makanan di Jl Demang Lebar Daun depan RSI Siti Khadijah ke Jl Anwar Arsyad Wai Hitam berjalan mulus. Dipastikan, pada 10 September, lokasi bebas pedagang.

Read more of this post

Kabur sebelum Layani Tamu


Dua Gadis Bandung Diduga Jadi Korban Human Trafficking

Kabur sebelum Layani Tamu
Gelar: Tersangka Yuli diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang saat digelar di Mapolsekta Sukarami oleh Kapolsekta Kompol Nurhadiansyah, kemarin.

* * * * * * * * * * * * * * *

PALEMBANG – Dua gadis belia asal Bandung SM (16) dan NE (18) nekat kabur dan melapor ke petugas kepolisian. Mereka diduga menjadi korban human trafficking (perdagangan orang, red). Hendak dijual untuk melayani pria “hidung belang” di kafe kawasan eks lokalisasi Teratai Putih, Jalan Teratai, Kecamatan Sukarami.

Yang menjual Yuli Muliani (29) kasir Kafe Fantasi di eks Lokalisasi Teratai Putih. Hanya saja, SM dan NE “melarikan diri” sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (23/8). Itu setelah keduanya berpura-pura hendak mengisi pulsa.

Read more of this post

%d bloggers like this: