Eddy Yusuf: Jadi Kepala Daerah itu Harus Nekad
8 January 2012 2 Comments

BERI PENJELASAN — Bupati OI, H Mawardi Yahya menjelaskan kepada Wagub Eddy Yusuf terkait maket rencana pembangunan Komplek Perkantoran Pemkab OI di Tanjung Senei Desa Sejaro Sakti Indralaya
INDRALAYA – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Eddy Yusuf, memasang batu koral dan adukan semen di lokasi pembangunan Kantor Pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir (OI), kawasan Tanjung Senei Desa Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya Kabuapten OI, Sabtu (7/1).
Peletakan batu pertama ini menandakan pembangunan kantor Pemkab OI di areal seluas 10 hektar itusecara resmi dimulai. Disaksikan Bupati OI H Mawardi Yahya, dilanjutkan Wakil Bupati H Daud Hasyim, Ketua DPRD OI, H Iklim Cahya, Kapolres OI Denni Dharmapala dan Dandim OKI.
Dalam sambutannya, Eddy Yusuf memberikan apresiasi kepada Bupati H Mawardi Yahya atas keberaniannya membangun komplek perkantoran yang jauh dari pemukiman penduduk dan dikelilingi rawa.
Menurutnya, untuk membangun komplek perkantoran yang jauh dari pemukiman itu membutuhkan keberanian dan kenekatan seorang kepala daerah.
“Jadi kepala daerah memang harus nekad, kalau tidak nekad tidak jadi,” ujar Eddy Yusuf sembari menegaskan kritikan dari sebagian orang terkadang membuat rencana tidak tewujud sehingga perlu keberanian menghadapinya.
Apalagi untuk mencapai lokasi perkantoran ini harus dipikirkan pula infrastruktur jalannya. Kalau bisa, tambah Eddy Yusuf, jalannya jangan sama tinggi dengan rawa tetapi harus lebih tinggi dengan mengukur batas ketinggian air saat musim banjir besar.
“Sebaiknya juga langsung dibangun jalan cor beton. Kalau aspal, capek setiap tahun ngurusi jalan terus, lain kalau jalannya cor beton, tahan agak lama,” ungkap Eddy Yusuf.
Ia menyebutkan jalan kabupaten merupakan jalan menghubungi kota kabupaten dengan kota kecamatan dan kecamatan dengan desa yang menjadi tanggungjawab kabupaten. Sedangkan urusan provinsi jalan provinsi mengubungkan kabupaten dengan kabupaten.
“Saya dengar tadi bupati katakan lokasi pembangunan komplek perkantoran ini lengkap dengan komplek DPRD, rumah sakit, rumah dinas dan perumahan kepala dinas. Artinya, di komplek ini nanti akan menjadi pusat pemerintahan, jadi infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor penentu untuk transportasi yang juga menjadi prioritas utama kedepannya,” jelas Eddy Yusuf.
Penulis : Tarso
Editor : Hendra Kusuma
Sriwijaya Post – Sabtu, 7 Januari 2012 20:38 WIB








enak ya bro jadi pajabat . . . mau apa juga sepertinya gampang . . .
iya Mas, keliatannya gitu