Peserta Diklat LLAJ Hitung Kendaraan Melintas


PALEMBANG Peserta Pendidikan Latihan (Diklat) Staf Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan dari seluruh Indonesia, melakukan praktik survei lapangan, Selasa (20/11) siang.

Mereka menghitung jumlah kendaraan yang melintas di perempatan lampu merah Jl Angkatan 45 dan Jl Demang Lebar Daun Palembang.

Pantauan Sripoku.com, peserta diklat sejak pagi hingga siang hari, memantau jumlah kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Mereka duduk di pinggir jalan, di bawah pohon sambil memegang kertas dan mencatatnya.

Menurut dosen pendamping dari Balai Pelatihan dan Pendidikan Transportasi ASDP dan LLAJ, Desa Mariana, Banyuasin, Broto Priyono, mereka melakukan survei lapangan menghitung volume kendaraan.

“Mereka kan sudah belajar teori di kelas, sekarang belajar praktik di lapangan,” jelasnya saat diwawancarai Sripoku.com di sela-sela kegiatan.

Broto Priyono menjelaskan, saat ini, LLAJ, sebagai ujung tombak Dishub di lapangan, harus sering melakukan survei.

Menurutnya, saat ini volume kendaraan bertambah terus sehingga memaksa Dishub harus menyediakan segala sarana dan prasarana.

“Petugas LLAJ itu harus bisa melihat dan mengatur, berapa lama nyala lampu merah lalu lintas, apakah sesuai dengan volume kendaraan atau tidak,” ujarnya.

Menurut Broto, saat ini lalu lintas sudah semakin semrawut, karena kurangnya survei yang dilakukan.

Paling tidak survei harus dilakukan satu tahun satu kali agar data diperbaharui terus.

Diklat dilakukan satu bulan dari tanggal 23 November-23 Desember 2011. Peserta yang melakukan survei lapangan merupakan peserta angkatan keempat yang berjumlah 22 orang dari seluruh PNS Dishub di Indonesia.

Para dosen yang mengajar berasal dari Direktorat LLAJ Kementerian Perhubungan Pusat dan Dishub Kota Palembang.

Penulis : Iswahyudi
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post – Selasa, 20 Desember 2011 20:04 WIB

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

2 Responses to Peserta Diklat LLAJ Hitung Kendaraan Melintas

  1. Irfan Handi says:

    Ditempat saya “Mataram”, pengguna jalan khususnya spedeah motor makin ramai aja bang, kadang sampai macet. saya gak bisa bayangkan kalau penambahan kendaraan tidak seiring dengan fasilitas jalannya. mungkin beberapa tahun kedepan Mataram bisa-bisa seperti Jakarta. :-)

  2. disini juga gitu, Mas…. kalau di Palembang ini, macet udah jadi pemandangan hari-hari :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s