Adu Strategi Dua Alumni Galatama



LOGO SRIWIJAYA FC

PALEMBANG Perseteruan Sriwijaya FC versus Persija dalam bigmatch di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (18/12/2011) nanti tidak hanya adu kualitas para pemainnya, namun juga rivalitas dua pelatih muda yang dulunya sama-sama berkiprah di Galatama.

Kas Hartadi dan Iwan Setiawan memang satu angkatan, keduanya pun sama-sama memulai karir sebagai pemain sepakbola dengan mengikuti pelatihan dari bawah. “Kami satu angkatan, namun dia lebih dulu menjadi pelatih profesional, semasa menjadi pemain dia bagus,” ujar Kas, Sabtu (17/12/2011).

Bagaimana dengan menjadi pelatih? Menurut Kas, Iwan pelatih yang cerdik dan berani. Dia percaya kepada para pemain muda. Buktinya Persija saat ini tetap konsisten diperkuat pemain muda.

Makanya lawan Persija nanti, Kas berharap bisa memenangkan pertandingan, sebab laga ini sangat penting dan menentukan langkah SFC di puncak Klasemen Indonesia Super League (ISL).

Sementara Iwan mengatakan, warna SFC saat ini berubah ketika ditangani pelatih Ivan Kolev. SFC kini kembali kepada pola permainan pada musim 2007-2009, mengandalkan skill dengan sentuhan satu dua. “SFC sudah kembali seperti dua tahun lalu, ketika dilatih Kas Hartadi,” ujar Iwan.

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Soegeng Haryadi
Sriwijaya Post – Sabtu, 17 Desember 2011 15:59 WIB

PALEMBANG Permainan SFC vs Persija Jakarta berlangsung keras. Kayamba dan Fabiano terlihat berbenturan dan terlibat pertikaian di sudut kiri gawang, kedua terlihat sangat emosional.

Pertandingan pun sempat terhenti dan wasit memberikan kedua pemain ini dengan kartu merah.

Setelah laga berlangsung keras, Hasyim Kipuw menekel keras Hilton sehingga dihadiahi kartu merah.

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post – Minggu, 18 Desember 2011 19:22 WIB



Hilton Moreira

PALEMBANG Memasuki babak kedua pertandingan SFC vs Persijja berlangsung sengit. Firman Utima ditarik keluar digantikan Risky Novriansyah.

Sementara Mahyadi Panggabean ditarik digantikan Siswanto. Laskar Wong Kito akhirnya mampu memecahkan kebuntuan, tendangan bebas yang diberikan wasit usai Kipuw melanggar Ponaryo dieksekusi Hilton dengan sempurna menjebol gawang Galih di menit 56.

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post – Minggu, 18 Desember 2011 20:03 WIB



Pemain SFC Hilton Moreira (ketiga dari kiri) berebut bola dengan pemain Persija pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (18/12/2011). SRIPOKU.COM/ZAINI

PALEMBANG Para pemain Persija berulah. Usai kalah 1-2 melawan SFC, para pemain Persija yang menginap di Hotel Swarna Dwipa Palembang, mengeroyok pemain SFC, Thierry Gathuesi, Minggu (18/12) malam.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, pemain SFC, Thierry dikeroyok oleh beberapa pemain Persija.

Permasalahan berawal dari dua pemain yakni Hilton Moreira dan pemain Persija Ismed, terlibat perselisihan di lobi hotel.

Kemudian, datanglah Thierry yang memisahkan kedua pemain tersebut.

Perselisihan berlanjut di lantai tiga di mana Thierry dikeroyok oleh belasan pemain Persija.

Ismed memberitahukan kepada para pemain Persija mengenai pemukulan tersebut.

Para pemain Persija lalu mencari Thierry yang berada di lantai tiga dan mengeroyoknya dan mengakibatkan luka di wajah.

Thierry yang sendirian lalu berusaha melarikan diri dari pengeroyokan dan turun ke lantai pertama di restoran.

Lalu, pemain Persija lainnya kembali mencari Thierry dan tidak menemukannya. Namun, tidak ada lagi Thierry di tempat tersebut dan membuat pemain Persija kesal.

Beberapa pemain Persija yang kesal langsung memecahkan kaca di restoran. Sedangkan Thierry langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Penulis : Iswahyudi
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post – Minggu, 18 Desember 2011 23:10 WIB



Pemain Sriwijaya FC Hilton Moreira (kiri) berhasil mencetak gol kedua ketika menjamu Persija Jakarta pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (18/12/2011) malam. SRIPOKU.COM/ZAINI

PALEMBANG Sriwijaya FC sukses menundukkan Persija dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/12/2011) malam.

Kedua gol dilesakkan Hilton Moreira di menit 56 dan 82. Sementara gol balasan Persija dilesakkan Pedro Javier di menit ke-78.

Dengan kemenangan ini SFC sukses mengakhiri rekor seri di kandang kala bertemu Persija Jakarta.

Dengan kemenangan ini, SFC mengumpul 9 poin.

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post – Minggu, 18 Desember 2011 20:38 WIB

PALEMBANG Pemain Persija, Ismed Sofyan, mengalami luka robek cukup dalam di wajah bagian kanan usai ribut dengan pemain SFC, Thierry Gathuessi, di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Minggu (18/12/2011) malam.

Menurut keterangan pelatih Persija, dokter di RS RK Charitas Palembang saja tidak sanggup melayani Ismed yang luka dan harus dirujuk ke RS Bunda Palembang.

“Saya tidak tahu kronologisnya, karena dari dalam kamar tadi,” ujar pelatih Persija, Iwan Setiawan.

Keributan tersebut terjadi karena dimulai keributan antara Hilton Moreira dan Ismed di lobi hotel.

Lalu datanglah Thierry yang memisahkan keduanya dan terjadi keributan hingga luka pada wajah Ismed.

Penulis : Iswahyudi
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post – Senin, 19 Desember 2011 00:54 WIB

PALEMBANG Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan, tidak mau menanggapi dulu lebih banyak mengenai persoalan perkelahian yang terjadi diantara pemainnya dan pemain Sriwijaya, di lobi Hotel Swarna Dwipa Palembang, Minggu (18/12).

“Waktu kejadian saya masih berada di kamar. Tadi saya tidak begitu tahu kronologis kejadiannya,” ucapnya.

Iwan berharap kejadian ini dapat diselesaikan secara baik-baik dan tidak berkepanjangan.

“Kita menginginkan supaya persoalan ini dapat dicari win-win solutionnya,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para pemain Persija yang menginap di Hotel Swarna Dwipa Palembang, mengeroyok pemain SFC, Thierry Gathuessi, Minggu (18/12) malam.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, pemain SFC, Thierry dikeroyok oleh beberapa pemain Persija.

Permasalahan berawal dari dua pemain yakni Hilton Moreira dan pemain Persija Ismed, terlibat perselisihan di lobi hotel.

Kemudian, datanglah Thierry yang memisahkan kedua pemain tersebut.

Perselisihan berlanjut di lantai tiga di mana Thierry dikeroyok oleh belasan pemain Persija.

Diduga saat memisahkan Hilton Moreira, Thierry memukul Ismed dan mengakibatkan luka di wajah.

Lalu, Ismed memberitahukan kepada para pemain Persija mengenai pemukulan tersebut.

Para pemain Persija lalu mencari Thierry yang berada di lantai tiga dan mengeroyoknya dan mengakibatkan luka di wajah.

Thierry yang sendirian lalu berusaha melarikan diri dari pengeroyokan dan turun ke lantai pertama di restoran.

Lalu, pemain Persija lainnya kembali mencari Thierry dan tidak menemukannya. Namun, tidak ada lagi Thierry di tempat tersebut dan membuat pemain Persija kesal.

Beberapa pemain Persija yang kesal langsung memecahkan kaca di restoran. Sedangkan Thierry langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Penulis : Darwin Sepriansyah
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post – Senin, 19 Desember 2011 00:31 WIB



Thierry Gathuessi dengan luka di lengan kanan yang sudah diperban melapor ke Polresta Palembang. SRIPOKU.COM/ISWAHYUDI

PALEMBANG Pemain Sriwijaya FC, Thierry Gathuessi berhasil melarikan diri melalui tangga darurat Hotel Swarna Dwipa Palembang, saat dikeroyok dan dihadang oleh pemain Persija di lantai tiga dekat kamar menginapnya, Minggu (18/12/2011).

Hal itu mengakibatkan Thierry mengalami luka robek di lengan kanan dan harus harus dijahit beberapa jahitan.

Seperti diberitakan sebelumnya, para pemain Persija yang menginap di Hotel Swarna Dwipa Palembang, mengeroyok pemain SFC, Thierry Gathuessi, Minggu (18/12) malam.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, pemain SFC, Thierry dikeroyok oleh beberapa pemain Persija.

Permasalahan berawal dari dua pemain yakni Hilton Moreira dan pemain Persija Ismed, terlibat perselisihan di lobi hotel.

Kemudian, datanglah Thierry yang memisahkan kedua pemain tersebut.

Perselisihan berlanjut di lantai tiga di mana Thierry dikeroyok oleh belasan pemain Persija.

Diduga saat memisahkan Hilton Moreira, Thierry memukul Ismed dan mengakibatkan luka di wajah.

Lalu, Ismed memberitahukan kepada para pemain Persija mengenai pemukulan tersebut.

Para pemain Persija lalu mencari Thierry yang berada di lantai tiga dan mengeroyoknya dan mengakibatkan luka di wajah.

Thierry yang sendirian lalu berusaha melarikan diri dari pengeroyokan dan turun ke lantai pertama di restoran.

Lalu, pemain Persija lainnya kembali mencari Thierry dan tidak menemukannya. Namun, tidak ada lagi Thierry di tempat tersebut dan membuat pemain Persija kesal.

Beberapa pemain Persija yang kesal langsung memecahkan kaca di restoran. Sedangkan Thierry langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Penulis : Iswahyudi
Editor : Sudarwan
Sriwijaya Post – Senin, 19 Desember 2011 00:03 WIB



Para pemain Sriwijaya FC berpose sebelum pertandingan dimulai


Hilton merayakan gol perdananya


Hilton merayakan gol keduanya


Sejumlah pemain SFC merayakan kemenangan usai pertandingan


Para penonton SFC

PALEMBANG Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/12/2011) malam.

Dua gol kemenangan Laskar Wong Kito tersebut dicetak Hilton Moreira, mantan pemain Persib Bandung.

Editor : Sudarwan
Foto By : SRIPOKU.COM/ZAINI
Sriwijaya Post – Minggu, 18 Desember 2011 22:59 WIB

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s