Percayai Thierry


BERGAIRAH : Bek Sriwijaya FC, Thierry Gathuessi bergairah jelang lawan Persija Minggu nanti (18/12)

PALEMBANG - Pelatih kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi mengaku telah kantongi kekuatan dan kelemahan Persija Jakarta. Selain dipelajari dari pertemuan pada Piala Segitiga Hari Ulang Tahun (HUT) Perija Jakarta ke-83, pria asal Solo, Jateng ini juga membuka kamus permainan tim Macan Kemayoran lewat rekaman pertandingan tiga laga sebelumnya.

“Kami selalau mengamati permainan Persija pada tiga laga sebelumnya. Secara umum penampilan Persija cukup menjanjikan namun tetap ada celah yang bisa kami terobos untuk menghasilkan menenangan,” kata dia kepada Sumatera Ekspres kemarin, (16/12).

Kelebihan Persija dikatakan dia jelas punya pemain depan sekelas Bambang “Bepe” Pamungas dan Robertino Pugliara sebagai kreator serangan. Bila tidak waspada bisa jadi kedua pemain tersebut bakal membuat Sriwijaya FC “menderita”.

“Bambang jago bola-bola atas karena lompatannya tinggi dan headingnya selalu terarah. Untuk itu kita akan intruksikan pada anak-anak untuk selalu pressing kedua winger Persija (Ramdani Lestaluhu dan Johan Juansyah) agar tidak bisa melakukan krosing.

Sebab, bila kedua winger aktif dan selalu mengirimkan umpan-umpan terukur ke kotak penalty tentu akan sangat berbahaya bagi kita,” tambah mantan pemain tim nasional yang sukses mempersebahkan emas SEA Games Indonesia 1991 itu.

Menurut dia Bepe tidak hanya jago sondol namun juga lihai dalam penyelesaian akhir. Skill dan teknik membuka ruang juga terbilang diatas rata-rata para pemain local. Karenanya Kas menilai tugas berat harus diemban para pemain belakang. “Kami ingin pemain belakang untuk bisa main disiplin posisi. Boleh saja bantu menyerang namun bila waktunya diserang harus sudah ada diposisinya masing-masing,” lanjut dia.

Bahkan ayah satu anak ini bakal mengintruksikan salah satu pemain untuk mengawal pergerakan kapten timnas Indonesia Senior ini antara Thierry Gathuessi dan Nova “Vava” Arianto. “Mungkin Thierry Gathuessi yang lebih tepat untuk selalu mendampingi Bepe. Tipikal permainan Thierry saya nilai cocok bila harus mengawal pergerakan Bepe karena punya insting bagus dalam memotong bola,” urainya.

“Thierry juga jago bola-bola atas. Pada tiga laga sebelumnya Thierry juga bermain sangat bagus tanpa cela,” pungkas dia.

Sementara itu Thierry Gathuessi sendiri mengaku siap. Bila kembali dipercaya sejak menit awal pemain keturunan Kamerun berpaspor Perancis ini janji akan tampil semaksimal mungkin.

“Sudah tugas kami sebagai pemain belakang untuk memperkokoh pertahanan. Tidak masalah bila saya difukuskan untuk mengawal Bepe,” timpal dia. (mg42)

Sumatera Ekspres, Sabtu, 17 Desember 2011

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s