Hapus Kutukan Laga Perdana
3 December 2011 Leave a comment
PALEMBANG – Sriwijaya FC selalu gagal merengkuh tiga poin saat berlaga di pertandingan pembuka Indonesia Super League (ISL). Baik berstatus sebagai tuan rumah maupun tamu, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) belum pernah menang.
Seperti musim 2005, di kandang sendiri Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (5 Maret 2005), Sriwijaya kalah 0-1 dari Persikota. Lalu, edisi 2006, tim juara double winner 2007 itu kalah 1-2 dari Persija (14 Januari 2006).
Kegagalan tak sampai di situ, Laskar Sriwijaya kembali gagal meraih poin di edisi 2007 setelah tumbang 0-1 dari tuan rumah Persik Kediri (10 Februari 2007). Selanjutnya, hasil buruk di laga pembuka juga terjadi di musim 2008-2009, bermain di kandang sendiri, Sriwijaya hanya mampu bermain imbang 2-2 dari Persipura (12 Juli 2008).
Belum bisa memecahkan kebuntuan, di edisi 2009/10, lagi-lagi Sriwijaya hanya mampu draw 1-1 di kandang PSM Makasar (11 Oktober 2009). Dan edisi terakhir 2010/11, Sriwijaya kalah 1-3 di kandang Delras Sidoarjo (28 September 2010).
Nah, pada laga perdannaya musim ini (2011/2012), kutukan itu tak mau terulang lagi. Menghadapi Pelita Jaya di Stadion Singa Perbangsa, Kerawang, nanti sore (3/12), Sriwijaya berambisi menghapus kutukan itu.
“Target pasti menang. Kami ingin mengawali kompetisi ini dengan baik. Meski akan bermain di away, kami tetap akan tampil maksimal agar bisa membawa tiga poin,” kata gelandang bertahan, Supardi, kemarin (2/12).
Meski pada laga turnamen pra musim Inter Island Cup (IIC) II, Sriwijaya harus tumbang 6-7 (2-2) lewat adu penalti (10/11) lalu, tak mengendurkan niatnya untuk memetik poin penuh. Hadirnya enam pemain timnas, macam Ferry Rotinsulu, Rifky Daiton Mukodompit, Firman Utina. Kemudian, Supardi, Mahyadi dan Muhammad Ridwan. Serta ditambah satu pemain asing Keith Kayamba Gumbs, skuadra Kas Hartadi yakin mampu meladeni permainan Pelita.
“Di IIC II kami tak diperkuat enam pemain inti. Jadi, kami memaklumi kekalahan itu. Tapi, sekarang, komposisi pemain kami komplit. Kami optimis mampu curi poin di laga perdana ini. Sekaligus menghapus rekor kurang baik di awal musim,” ungkap pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi.
Untuk memaksimalkan misinya, Coach Kas Hartadi juga sudah mempersiapkan beberapa racikan moncernya. Meski berstatus sebagai tim tamu, Sriwijaya tak mau menerapkan pola permainan difens.
Pelatih asal Solo itu sudah mempersiapkan pola 4-4-2 dan pola 4-2-3-1 untuk menahan gempuran Pelita. “Belajar dari pengalaman saat di IIC. Kami tetap akan tampil menyerang. Tentunya tetap memperhatikan lini pertahanan kami,” lanjut mantan arsitek SFC U-21 itu.
Tapi, misi Sriwijaya untuk memecahkan kutukannya bakal sulit. Sebab, di beberapa laga uji coba Sriwijaya tampil kurang meyakinkan. Menghadapi tim Divisi Utama, Sriwijaya hanya mampu menang satu kali. Yakni, menang 3-2 atas Persis Solo (22/11). Sisanya imbang 0-0 dari PSS Sleman (19/11). Dan satu kali menelan kekalahan setelah tumbang 0-2 dari Persiba Bantul (16/11) lalu.
Berbeda dengan Pelita Jaya. Dari tiga laga IIC II yang dijalani The Young Guns (julukan Pelita) sukses dua kali menang. Yakni, menang 7-6 dari Sriwijaya (10/11). Kemudian, menang 4-2 (23/11). Dan satu laga lainnya kalah saat tumbang 2-0 dari Persipura (22/11).
Tak hanya itu, selama menjalani lawatan ke kandang pelita, Sriwijaya belum pernah menang. Yakni, tumbang 2-3 pada lanjutan ISL (20/510) lalu. Kemudian harus tumbang 0-1, (5/3/11) lalu. Praktis, kondisi ini bakal mempersulit misi Sriwijaya untuk merengkuh tiga poin.
Apalagi, komposisi Pelita musim ini jauh lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Hadirnya beberapa pemain naturalisasi, macam Greg Nwokolo Diego Michels, Ruben Wuarnabaran, Jhon van Beukering dan Victor Igfonefo jelas bakal menjadi ancaman tersendiri bagi Sriwijaya.
Belum lagi, beberapa pemain asingnya, termasuk striker andalan asal Malaysia, Safee Sali. Musim 2010-2011, Safee Sali satu-satunya pemain yang mencetak gol, saat menang 1-0 dari Sriwijaya. “Komposisi kami dengan Pelita sama. Pertandingan nanti termasuk laga berat,” pungkasnya.
Sementara, tuan rumah Pelita Jaya tak bakal tinggal diam hadapi Sriwijaya. The Young Guns bakal tampil menyerang demi meraih tiga poin. “Target pasti ingin menang. Bermain di kandang sendiri kami akan langsung menerapkan pola menyerang. Tapi, tidak melupakan lini pertahanan,” kata pelatih Pelita Jaya, Jajang Nurjaman. (mg43/ce1)
Sumatera Ekspres, Sabtu, 3 Desember 2011









Komentar: