Pemain, Pelatih, Suporter Pilih ISL
1 December 2011 Leave a comment

BERBOBOT : Kompetisi Indonesia Super League lebih berkualitas dan menantang ketimbang Indonsia Premier League bentukan PSSI.
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
PALEMBANG — Keinginan manajemen Sriwijaya FC untuk tetap berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 tidak bertepuk sebelah tangan. Pemain, tim pelatih bahkan kelompok suporter tim berjuluk Laskar Wong Kito juga ikut mendukung berlaga di kompetisi sepak bola paling bergengsi ditanah air ini.
Head coach Sriwijaya FC Kas Hartadi mengaku belum bisa mengambil keputusan. “Pada prinsipnya kami (tim pelatih) hanya pegawai jadi dimana kami diperintahkan manajemen kami ikut saja. Main di ISL tidak apa-apa, di Indonesia Primier League (IPL) juga tidak masalah,” kata Kas (sapaan akrabnya) saat dijumpai di Sekretriat Sriwijaya FC ini.
Bila harus memilih satu di antara dua ISL dengan IPL dia lebih memilih ISL. “Kompetisinya lebih bergengsi dan cukup teruji. Di sana ada Persipura Jayapura, Arema Malang, Persija Jakarta, Persisam Samarinda dan Pelita Jaya,” tambah pria asal Solo Jateng ini.
Bagaimana dengan pemain? Masih kata kas sebagian besar pemain lebih suka bermain di ISL. Diantaranya penjagga gawang Ferry Rotinsulu, dan dua pemain tim nasional (timnas) Firman Utina dan M Ridwan. “Pagi-pagi tadi (kemarin, red) Ferry (Rotinsulu) telepon saya dia tanya apa benar bakal main di IPL. Rupanya dia juga lebih suka main di ISL,” tambah dia.
Suara supoter juga tidak sumbang dengan sama-sama menyuarakan pilihan mereka pada ISL. Qusoy presiden Sriwijaya Mandiri Suporter (Simanis) mengaku cukup keberatan jika tim double winner edisi 2007 ini bakal main di IPL.
“Kami memang pendukung setia Sriwijaya FC. Kemanapun Sriwijaya pergi kami selalu setia mndampingi. Kami tidak keberatan bila Sriwijaya main di IPL namun kami lebih bangga jika Sriwijaya bisa kembali berlaga di ISL,” pungkas dia.
Deddy “Fran” Pranata Ketua Umum Singa Mania mengutarakan hal senada. Mereka mendukung langkah manajemen PT SOM yang memilih kompetisi ISL. “Kalau berbicara prestasi, tentu akan dilahirkan melalui sebuah kompetisi yang berkualitas. Tentunya semua orang tahu bahwa klub-klub terbaik di Indonesia, seperti Persipura, Persib dan Persija sekarang sudah bergabung di ISL, tentu menjadi sebuah jaminan,” jelasnya. (mg42)
Sumatera Ekspres, Rabu, 30 November 2011








Komentar: