Belum Pecah Telur


http://palembangindah.files.wordpress.com/2011/11/gel2-16nov2011.jpg?w=630
TERTUNDUK : Para pemain Indonesia tertunduk lesu usai dibantai oleh Iran pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno.

JAKARTA Indonesia kembali menuai malu di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia Grup E. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung karno (SUGBK) tadi malam tim besutan Wim Rijsbergen dihajar Iran 4-1.

Dengan hasil ini berarti Indonesia belum meraih poin satu pun sejauh ini. Sebaliknya bagi Iran kemenangan away pertama di Grup E ini meloloskan mereka ke fase berikutnya (putaran IV).

Menjamu juara grup tadi malam dimana Indonesia menargetkan bisa meraih poin, pelatih Wim Rijsbergen menurunkan starter mengejutkan. Beberapa pemain yang sebelumnya tidak diberi kesempatan dimainkan jadi starter. Kesebelas pemain yang turun dari awal adalah Hendro Kartiko, Fandy Mochtar, Supardi, Hamka Hamzah, M Ridwan, Hariono, Cristian Gonzales, Samsul Arif Munip, Wahyu Widjiastanto, Mahyadi Panggabean, Bambang Pamungkas

Pertandingan baru berjalan enam menit gawang Hendro kartiko sudah bobol lewat sontekan Milad Midavoodi, setelah Mahyadi Panggabean terpeleset dan gagal menghalau bola. Menit ke-19 Iran menambah keunggulan lewat pemain Mojtaba Jabari, dan pada menit ke-23 kesalahan Hendro Kartiko berhasil dikonversi Gholam Rezaei menjadi gol ketiga Iran.

Memasuki menit ke-42 kapten Timnas Indonesia Bambang Pamungkas berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3. Dan gol pada menit ke-42 itu adalah gol ke-42 Bepe bersama timnas Merah Putih selama ini.
Di awal babak kedua, dua pemain regular dimasukkan. Yaitu Benny Wahyudi menggantikan Mahyadi Penggaben dan Firman Utina menggantikan Fandy Mochtar. Perrmainan timnas pun jadi lebih hidup. Berkali timnas Merah Putih berhasil merepotkan barisan pertahanan Iran.

Sayang pada menit ke-72 Iran mendapat hadiah penalti yang bisa diselesaikan dengan sempurna oleh Javad Nekounam. Kedudukan 4-1 untuk Iran bertahan sampai pertandingan berakhir. “Pertahanan sangat penting. Jika kita punya pertahanan bagus kita tidak akan kebobolan dengan mudah. Tak hanya di laga ini. Tapi juga di laga-laga lainnya,” kata Wim.

Sementara Bambang Pamungkas kembali menegaskan bahwa sederet hasil buruk ini bukan hanya kesalahan seorang Wim Rijsbergen semata. Tapi kesalahan tim. “Di luar sana banyak yang bilang ini kesalahan Wim Rijsbergen. Tapi menurut saya ini kesalahan kita semua, termasuk pemain. Ketum PSSI Djohar Arifin dan kepengurusannya juga harus bertanggung jawab,” kata Bambang Pamungkas. (ali/ko)

SUMBER : Sumatera Ekspres, Rabu, 16 November 2011

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s