IndonesiaTerus Dulang Emas
15 November 2011 Leave a comment
* Hari Keempat SEAG 2011
* Sudah Koleksi 60 Emas 48 Perak dan 37 Perunggu

EMAS KEDUA : Franklin Ramses kembali mempersembahkan emas kedua untuk Indonesia di nomor lari 200 meter putra yang berlangsunh di Jakabaring Athletic Stadium, kemarin (14/11).
PALEMBANG — Atlet Indonesia terus menambah perolehan pundi-pundi emasnya. Di hari keempat SEA Games XXVI yang berlangsung di dua tempat, Jakarta dan Palembang, kemarin (14/11), Indonesia mampu mengumpulkan 20 emas, 19 perak, dan 16 perunggu dari beberapa cabang olahraga (cabor).
Tiga hari sebelumnya, Tim Merah Putih sudah meraih 40 emas, 29 perak dan 21 perunggu. Sehingga total perolehan sementara medali emas Indonesia di hari keempat kemarin, menjadi 60 emas, 48 perak, dan 37 perunggu. Di posisi kedua perolehan medali sementara, Thailand mendapat 35 emas, 27 perak dan 35 perunggu. Di posisi ketiga diduduki Vietnam yang menorehkan 27 emas, 29 perak dan 35 perunggu. (Baca lengkap tabel perolehan medali SEAG 2011).
Perolehan medali emas tim merah putih diantaranya, diraih sprinter putera masa depan tanah air, Franklin Ramses Buruni asal Papua di Jakabaring Atletic Stadium. Kemarin (14/11), Franklin kembali mempersembahkan emas kedua di nomor lari 200 meter putra. Di nomor 200 meter, ia mampu menorehkan catatan waktu 20,93 detik. Di posisi kedua dan ketiga jadi milik Chimdee Suppachai dan Suwannarangsri Sarr asal Thailand.
“Lawan terberat saya dari Thailand itu. Saya sangat puas dengan catatan waktu saya di sini, karena ini lebih baik dari catatan waktu saya sebelumnya yakni 21,27 detik. Puji Tuhan saya bisa kembali menyumbang emas,” ujar Ramses usai pertandingan. Memang, di hari kedua SEA Games XXVI, Franklin juga mampu mempersembahkan emas pertama di nomor 100 meter putra.
Emas lainnya dari atletik juga dipersembahkan Triyaningsih di nomor 5.000 meter putri. Ini merupakan ketiga kalinya (hattrick) bagi Triyaningsih amankan medali emas pada dua nomor berbeda tersebut di SEA Games. Sebelumnya atlet bertubuh mungil tersebut juga mampu jadi terbaik di SEA Games XXV Laos 2009 dan XXIV Thailand 2007. “Jelas saya bangga. Karena tidak mudah meraih emas tiga kali berturut-turut diajang bergengsi sekelas SEA Games,” katanya usai lomba.
Namun secara keseluruhan performanya mengalami penurunan. Mengingat dia hanya mampu mencatatkan waktu 16 menit 06,37 detik, padahal pada SEA Games sebelumnya dia mampu finis terdepan dengan catatan 15 menit 54,32 detik juga jadi rekor SEA Games.
Tak heran jika dia mendapat perlawanan sengit atlet Myanmar, Thet Phyu War yang berhasil finis kedua dengan catatan waktu 16 menit 12,23 detik. Sementara posisi ketiga jadi milik Rini Budiarti juga dari Indonesia dengan torehan 16 menit 31, 85 detik. “Saya sudah pelajari kekuatan lawan. Saya berlatih, saya optimistis. Ini semua berkat doa dan dukungan semua masyarakat,” tandas dia.
Gelar juara didikasikannya special buat almarhum Iyas Sadeli (ayah) dan Ngatiyani (ibu) yang kebetulan ikut memberikan support dari tribun stadion bertaraf Internasional ini. “Tidak kecuali buat pelatih Alwi Mugianto yang sedang sakit, semoga lekas sembuh dan istrinya, juga buat seluruh bangsa Indonesia. Terima kasih doanya,” lanjut dia.
Meski berhasil cetak hattrick di dua nomor berbeda namun Triyaningsih belum berpuas diri. Dia masih berambisi untuk dapat meraih emas pada nomor marathon. “Mohon doa restunya. Doa semua memberikan tambahan tenaga buat saya,” tegas dara 24 tahun ini.
Dengan tambahan dua emas di atletik maka Merah-putih (julukan Indonesia) tengah mengemas sembilan emas. Hasil tersebut terbilang sudah over target. “Target kami hanya enam emas, kini sudah dapet sembilan. Harapan kami bisa tambah emas lagi sebab masih ada beberapa nomor lagi. Diantaranya marathon,” tambah Bob Hasan, Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia.
Emas juga berhasil diraih di cabang menembak kemarin. Bertempat di arena tembak 50 meter di Lapangan Tembak Jakabaring Sport City, atlet asal Provinsi Sumsel, Maharani Ardi mempersembahkan emas. Gadis kelahiran 14 November 1986 ini, memperoleh skor 593-37x poin. “Kalau latihan biasanya poin tertinggi 592. Rata-rata 590 lah. Karena itu saya tidak pernah mengira kalau bakal dapat emas. Apalagi ada senior saya dan juara bertahan SEA Games Mbak Erlinawati,” tambah dia.
Posisi kedua ditempati petembak Thailand Pichitkanjanakul Vitchuda dengan raihan 592-29x. Di posisi ketiga ditempati oleh Zulkifli Mulifah (Malaysia) dengan raihan 587-26 poin.
Hasil bagus juga diraih dari cabang gulat yang berlaga di GOR Serbaguna, Jakabaring, kemarin. Dari lima nomor yang dipertandingkan, Rustang dkk mendulang 2-1-2 medali (2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu). Hasil ini untuk sementara menempatkan Indonesia menjadi juara umum gulat SEA Games XXVI.
Emas Merah Putih dipersembahkan Aliansyah yang turun di style Greco 60 kg dan Rustang di Greco 65 kg. Sementara perak disumbangkan Ardiansyah di style Greco 50 kg serta perunggu oleh Arbainsyah di style Greco 55 kg dan Kusnohadi di style Greco 74 kg.
Cabang renang juga menambah satu emas pada SEA Games XXVI yang digelar di Aquatic Center Jakabaring Palembang, kemarin (14/11). Satu emas disumbangkan oleh I Gede Siman Suidartawa pada nomor 200 meter gaya punggung putra.
I Gede Siman Suidartawa sukses mengungguli para rivalnya setelah membukukan catatan waktu 2.02.44 detik. Ia unggul dari Wei Shie Ong dari Singapura yang memperoleh medali perak dengan catatan waktu 2.03.06 dan perunggu direbut oleh Kai W Ng dari Singapura dengan catatan waktu 2.05.15.
Selain satu emas, tim renang Indonesia menyabest 3 perak yang disumbangkan Fauzi Triadi pada nomor 50 meter gaya dada putra dengan catatan waktu 23.32 detik. Pada nomor ini, medali emas direbut Xin Hui Quek dari Singapura dengan catatan 23.28 detik. Perunggu direbut Yi Ong dari Singapura catatan waktu 23.33 detik.
Perak Indonesia lainnya disumbangkan Raina Sumi pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 2.15.43. Raina kalah dari pemegang rekor SEA Games, Tao Li dari Singapura dengan waktu 2.14 27. dan medali perunggu direbut Kitiya Pater dari Thailand yang mencatatkan waktu 2.15.70.
Perak ketiga di dapat dari 4×100 meter gaya bebas estafet putra. Indonesia sukses mencatat waktu 3.26.75. Sedangkan emas pada nomor ini direbut oleh Singapura dengan koleksi waktu 3.23.35. Dan perunggu direbut Filipina dengan waktu 3.27.95.
Sementara, satu perunggu yang dibukukan Indonesia pada hari ketiga datang dari atlet andalannya, Indra Gunawan pada nomor 100 meter gaya dada putra. Indra yang sebelumnya sukses menyumbangkan emas haru finis diurutan ketiga dengan catatan waktu 1.02.84. kalah bersaing dengan Ketin Nutap yang sukses merebut emas dengan catatan waktu 1.02.01. kemudian, perak direbut Rada Matjur dari Thailand dengan waktu 1.02.30.
Diketahui, target emas Indonesia seperti yang diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebesar 120 medali emas. Hal itu diungkapkannya saat meninjau lokasi yang menjadi opening-closing ceremony SEA Games XXVI beberapa waktu lalu.
“Kita akan mewujudkan target meraih 120 medali emas. Target itu memang berat, tapi saya yakin Indonesia akan dapat mewujudkannya. Kami berharap pengurus organisasi (PB maupun PP) dapat bekerja sama, sebab mereka menjadi kunci keberhasilan merebut juara umum,” papar Andi beberapa waktu lalu. (mg42/mg43)
SUMBER : Sumatera Ekspres, Selasa, 15 November 2011








Komentar: