Antusias Warga Menggelora di Jakabaring
7 November 2011 Leave a comment

JADI ARENA LIBURAN : Jakabaring Aquatic Stadium menjadi sarana liburan dadakan bagi masyarakat Palembang saat hari raya Idul Adha 1432 H, kemarin. Tampak, pengunjung silih berganti mendatangi salah satu venue aquatic terbaik di Asia ini.
PALEMBAN — Aktivitas yang terjadi di Jakabaring Sport City (JSC) meningkat. Peningkatan aktivitas ini disebabkan oleh antusias warga yang datang dan ingin melihat langsung arena pelaksanaan SEA Games XXVI nanti. Waktu pelaksanaan yang tinggal menghitung hari. Libur hari raya Idul Adha kemarin (6/11) membuat komplek yang menjadi kebanggan Wong Plembang ini dipadati pengunjung.
Alasan yang dikemukakan wargapun beragam. Namun, kemegahan dan keunikan arsitektur venue aquatik ini menjadi daya tarik utama. Ilham, salah seorang warga yang datang membawa keluarga sengaja datang untuk melihat kompek JSC ini secara langsung. “Kalau dilihat langsung ternyata lebih bagus dari yang kita lihat di televisi. Kita harus bangga sebagai wong Palembang,”ujarnya.
Selain aquatik, warga juga datang melihat latihan yang dilakukan oleh tim sepatu roda merah putih yang sedang melakukan latihan ringan. Disebelahnya, pada venue panjat tebing, pemanjatan ekstrim oleh atlet nasional membuat kagum pengunjung yang datang dari beberapa Kabupaten / Kota seperti Inderalaya dan Prabumulih.
Kemacetan juga sempat terjadi di pintu masuk stadion Gelora Sriwijaya sehingga membuat pihak keamanan memberlakukan sistem buka tutup pada jalur masuk komplek. Namun, aktivitas pekerja di komplek JSC tak surut meski banyak warga datang melihat.
Untuk Gelora Sriwijaya sendiri, pengunjung tidak diperbolehkan masuk. Menurut Yanto, salah seorang penjaga stadion tempat pelaksanaan Closing dan Opening Ceremony SEA Games XXVI, pembatasan dimaksudkan untuk antisipasi kemanan karena aktivitas yang mulai meningkat.
Hal ini membuat warga hanya melihat aktivitas latihan para penari dari luar pagar yang mengelilingi stadion. “Pelaksanaan yang tinggal beberapa hari membuat kita benar-benar wapada, berbagai kebel listrik mulai dipasang, kita tidak mau ada apa-apa nanti dengan warga,”terang Yanto. (mg47)
SUMBER : Sumatera Ekspres, Senin, 7 November 2011








Komentar: