Rute Obor Berubah ke Sungai Musi
2 November 2011 Leave a comment

API SEA GAMES : Petinju Hermansen Ballo saat membawa obor api SEA GAMES.

PALEMBANG — Jadwal kedatangan kirab api SEA Games XXVI ke Palembang kemungkinan bakal mengalami perubahan. Jika sebelumnya 6 November 2011 jadi 7 November 2011. Rute perjalanan obor juga berubah, rencana awal Jakarta ke Palembang lewat udara atau penerbangan, diubah ke jalur laut via Sungai Musi.
“Semua ide berasal dari Direktur General Inasoc Rachmat Gobel. Kami juga sudah mempersiapkan tim,” kata Ketua Inasoc Daerah Sumsel H Muddai Madang kepada wartawan, kemarin (1/11).
“Dari Jakarta bakal dibawa kapal cepat menuju Palembang. Begitu memasuki perairan Sungai Musi akan disambut dengan pawai puluhan jet ski dan speed boat,” tambah Ketua Umum KONI Provinsi Sumsel tersebut.
Masih kata Muddai, obor SEA Games sendiri kini baru singgah di Makassar (Sulawesi Selatan). Sebelumnya setelah diambil dari sumber api abadi Mrapen dan Borobudur, 23 Oktober lalu, sempat menyambangi Jogjakarta, 24 Oktober 2011, Semarang, 25 Oktober 2011 dan Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, 26 Oktober 2011.
Kemudian mampir ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, 27-28 Oktober 2011 dan Jayapura, Provinsi Papua, 29-30 Oktober 2011. “Besok (hari ini, red) ke Samarinda dan Balikpapan, Kalimantan Timur, 2-3 November 2011. Lalu terbang ke Jakarta, 4-5 November 2011, dan bakal singah di Istana Presiden sebelum bertolak ke Palembang,” tambah owner Hotel The Jayakarta Daira ini.
Sebelumnya pada wacana awal, kirab api SEA Games XXVI diperkirakan tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, 6 November tepat pukul 06.00 WIB. Menurut Drs Djumadin Syafril MPD, ketua koordinator Tim Kirab Api SEA Games XXVI Provinsi Sumsel setelah di bandara langsung dibawa ke Banyuasin.
“Jadi begitu datang tidak sempat nginap di Palembang. Setelah dari bandara dibawa ke Banyuasin singah sebentar diteruskan ke Musi Banyuasin dan baru bermalam ke Musi Rawas,” tambah dia.
Masih kata Djumadin, dari Musi Rawas diteruskan ke Lubuk Linggau, Pagaralam, Lahat dan bermalam di Empat Lawang 8 November 2011. Kemudian lanjut ke OKU Induk, OKU Timur dan istiharat di OKU Selatan 9 November. Lalu lewat Muara Enim dan hinggap ke Prabumulih 9 November 2011. Terakhir OKI dan bermalam di Ogan Ilir (OI) 10 November sebelum dibawa ke Griya Agung Palembang.
“Yang jelas 15 kabupaten/kota di Sumsel bakal dilewati,” terang dia. “Dari Griya Agung 11 November 2011 sore pukul 16.00 WIB baru dibawa Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring tempat acara pembukaan dan penutupan SEA Games. Tepat pukul 19.00 kirab api dipindahkan ke kaldron (obor raksasa) oleh legenda bulu tangkis Indonesia Susi Susanti,” tandas dia.
Sedangkan untuk tim pembawa api di Sumsel untuk tim inti akan dipercayakan pada nama mantan atlet Sumsel Abas Akbar (pencak silat) dan Triyanto (atletik) keduanya masuk tim torch ambassador. Ditambahkan dia, Abas Akbar bakal membawa kirab api SEA Games sampai ke perbatasan Palembang-Banyuasin, tepatnya di Kilometer (Km) 12. Sedangkan Triyanto bakal menghantarkan kirap api dari Griya Agung sampai Jakabaring.
Lanjut dia, selain Abas dan Tri pihaknya juga menyiapkan 10 atlet masuk tim torch runner atau sebagai tim pendamping. Di antaranya Suyatmi (atletik), Sasli Rais (wushu), Irwanto (wushu), Ferianto (atletik), Uci (basket), Ayu (voli) serta Ryan Sazali (pencak silat).
Lebih lanjut Djumadin menambahkan, selain torch runner juga ada torch side kick. “Kalau untuk tim torch side kick dihuni oleh sebagian pejabat dan pengurus olahraga. Di antaranya Suhali Syam, Syamsuramel dan Waluyo,” bebernya.
Kemudian, tim terakhir ada torch supporting juga sebagian besar diisi oleh para atlet Sumsel. Sebut saja Nina Kurniasih (pencak silat), Srimaya Sari (atletik), dan Wulan (karate). “Persiapan sudah sangat maksimal selain fisik tentu mental. Yang jelas saya bangga diberi kepercayaan untuk membawa obor SEA Games,” kata Abas. (mg42/ce1)
SUMBER : Sumatera Ekspres, Rabu, 2 Noovember 2011








Komentar: