Ratusan Jukir Nganggur.


PALEMBANG Ratusan juru parkir (jukir) yang biasa beroperasi di Jl Jendral Sudirman-Jakabaring Sport City (JSC) terancam kehilangan mata pencaharian. Itu jika pemerintah jadi menerapkan aturan pelarangan parkir bagi kendaraan pribadi di sepanjang ruas Jl Jendral Sudirman-JSC mulai H-3 pelaksanaan SEA Games XXVI pada 11 November mendatang.

Diketahui, keputusan tersebut merupakan hasil rapat terpadu sejumlah instansi terkait yakni Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Sumatera Selatan (Dishubkominfo Sumsel), Ditlantas Polda Sumsel, Dushub dan Polresta Palembang belum lama ini. Hanya saja, hingga sekarang rencana pengaturan parkir pinggir jalan selama pelksanaan SEA Games trsebut belum disosialisasikan kepada juru parkir. Informasi diperoleh Sumatera Ekspres, Dishub Palembang segera mensosialisasikan aturan tersebut dalam waktu dekat melalui surat pemberitahuan.

Isi surat pemberithuan tersebut, mulai H-3 hingga H+3 pelaksanaan SEA Games XXVI seluruh kendaraan pribadi tidak boleh parkir di sepanjang Ja Jendral Sudirman: Artinya, Jl Jendral Sudirman bebas dari parkir selama 17 hari, mulai 8-14 Oktober mendatang.

Dengan adanya kebijakan tersebut, otomatis para jukir di sepanjang jalan tersebut bakal kehilangan mata pencaharian, meskipun hanya sementara yakni selama 17 hari. Ketika ditemui di lapangan, para juru parkir di Jl Jendral Sudirman mengaku belum mendapat pemberitahuan mengenai rencana tersebut.

“Belum ada pemberitahuan, Pak,” ujar jukir di Jl Tjik Agus Kemas, Kgs Mustofa, kemarin. Jika aturan itu tersebut diberlakukan, Ia tentu akan kehilangan pendapatan. “Tapi mau apalagi, kalau bisa jangan,” ujarnya.

Seharusnya, kata pria bertubuh kurus itu, pemerintah mempertimbangkan secara matang kebijakan yang bakal diambil, jangan sampai merugikan warga. Sealin itu, kata Dollah, ketika aturan tersebut diberlakukan, otomatis warga akan kesulitan untuk memarkirkkan kendaraannya.

Karena tidak bisa parkir, kemungkinan tooko-toko di sepanjang Jl Jendral Sudirman bakal sepi pembeli. “Kalau sepi pembeli, bisa-bisa toko tutup,” cetusnya. Jika itu terjadi, katanya, berarti pelaksanaan SEA Games di Metropolis bukannya membawa keberkahan atau rejeki, tapi justru membuat sulit warga.

Hal senada dikatakan Wati, jukir di kawasan yang sama mengaku menentang keras rencana pelarangan parkir kendaraan pribadi di sepanjang ruas Jl Jendral Sudirman. “Sekarang saja kami sudah sulit cari uang buat makan, apalagi kalau tidak boleh parkir. Kami harus cari makan darimana?” terangnya.

Apalagi, sambung Wati, Ia hanya mengandalkan uang parkir untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya sekolah empat anaknya. Memang, Ia juga mempunyai usaha kecil-kecilan yakni asongan rokok. “Tapi hasilnya hanya sedikit, tidak cukup untuk (biaya hidup, red) sehari-hari,” terangnya.

Terpisah, Diko, jukir di kawasan Cinde mengaku sudah mendengar kabar mengenai pelarangan parkir di pinggir jalan tersebut. “Tapi belum ada pemberitahuan (resmi, red),” terangnya.

Tapi, kata pria berkulit sawo matang, kabar yang diperoleh jika pelarangan parkir di sepanjang ruas Jl Jendral Sudirman-JSC hanya diberlakukan saat opening-closing SEA Games XXVI. “Nah, kalau (dilarang parkir,red) selama SEA Games kurang tahu juga informasinya. Tapi kalau memang iya, tentu kita (para jukir, red) tidak setuju, kita mau cari makan darimana.”

Sementara itu, Kepala Dishub Palembang, Masripin Thoyib tidak bisa dikonfirmasi. Ketikadihubungi ke hendphone (HP)-nya, sempat diangkat tapi yang terdengar hanya suara ramai. Ketika coba dihubungi beberapa kali, HP-nya tidak lagi diangkat.

Diberitakan sebelumnya, pembukaan SEA Games XXVI pada 11 November mendatang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00-21.00 WIB. Lokasi pembukaan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang berkapasitas 35 ribu orang.

Kepala Dishubkominfo Sumsel Sarimuda mengatakan, saat opening dan closing buskota dan angkot (angkutan kota) tetap bisa operasional. Hanya saja mulai pukul 14.00 WIB, akan ada pengalihan rute hingga pembukaan selesai.

Angkutan umum yang se-saat sebelum pukul 14.00 WIB berada di Seberang Ulu tetap akan beroperasional di Seberang Ulu. Sedangkan yang saat itu beroperasional di Seberang Ilir tetap beroperasionaldi Seberang Ilir hingga selesainya acara pembukaan SEA Games. “Ini dalam rangka pengurangan arus lalu lintas di sepanjang Jl Jendral Sudirman hingga Jl GHA Bastari menuju Jakabaring Sport City (JSC) dalam keadaan steril,” bebernya.

Hanya saja, mulai H-3, sepanjang ruas Jl Jendral Sudirman tidak boleh ada parkir kendaraan pribadi. Untuk kendaraan yang akan ke JSC, disiapkan tiga kantong parkir. Yakni di bawah Ampera, untuk yang akan menumpang bus Transmusi, di lahan PT Amen Mulia sekitar 4 hektare dan sekitar Bank SumselBabel 6 hektare, keduanya sebelum kompleks JSC. (mg13/CE3)

SUMBER : Sumatera Ekspres, Jumat, 28 Oktober 2011

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s