Semua Jalur Angkot Diputus
22 October 2011 Leave a comment

SEA Games XXVI Palembang. Sripo/Dok
PALEMBANG, SRIPO — Rencana penataan rute angkot dan buskota pada saat pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI 2011, Jumat (21/10) sudah diputuskan. Semua jalur angkutan umum diputus dan dilarang melintas, apalagi masuk ke poros Jl Sudirman pukul 14.00, Jumat (11/11) mendatang.
“Angkot dan bus kota boleh beroperasi tetapi mendekati pembukaan dan penutupan SEA Games pukul 14.00, jalur mereka diputus dengan batas Sudirman,” kata Kepada Dishub dan Kominfo Sumsel H Sarimuda usai rapat kordinasi dengan Kadihusb Kota Palembang Masrifin dan unsur Polresta.
Selain itu, untuk mengamankan poros utama, maka sepanjang Jalur Bandara, Kol H Barlian, Sudirman, Ampera dan Jakabaring, khusus kepada pemilik ruko dan perkantoran dilarang parkir. Kalau ada pemilik kendaraan yang memaksa parkir di kawasan terlarang ini, mobil derek akan menarik dan menyingkirkannya.
Untuk mobil derek, Dishub Sumsel menyediakan tiga unit di area yang berbeda. Satu unit disiagakan di Jakabaring, sedangkan dua kendaraan derek lainnya di Terminal Karyajaya dan Alang-Alang Lebar.
“Kita minta pengertian pemilik Ruko dan kantor di Jl Kol Barlian dan Sudirman untuk tidak memarkirkan kendaraannya. Terlebih lagi mobil barang,” kata Sarimuda.
Sementara Masripin mempertegas pemotongan jalur angkutan umum di Palembang. Misal, buskota dan angkot Plaju dari arah Plaju balik arah di lampu merah Masjid Alfathul Akbar. Begitu juga dari arah Kertapati, begitu menuju Ampera ia memutar ke 7 Ulu dan memutar hingga ke Tugu KB dan kembali ke Kartapati.
Hal yang sama bagi buskota/Angkot Perumnas. Bus berbalik arah di lampu merah fly over dan sebaliknya. Sementara untuk angkutan Pusri Plaju-Pusri Karyajaya, dari arah Jl Veteran masuk ke Jl Menumbing-Jl KS Tubun-Jl Kol Atmo-Jl Dempo -Jl Aryad Nawawi-Veteran dan kembali ke Pusri.
“Intinya, kita berjaga di poros utama bersih,” kata Masrifin.
Kawasan BKB
Kawasan BKB dan sekitarnya dijadikan lokasi parkir kendaraan dan panitia menyiapkan empat bus air yang mengantarkan warga ke shuttle bus di 7 Ulu untuk menuju kawasan Jakabaring. Di lokasi ini, setidaknya terdapat empat jalur Angkot yang melintas, dan ikut dialihkan.
Seperti angkot jurusan Ampera-Perumnas dialihkan rutenya melalui Jl Merdeka ke Jl Rumah Bari melalui Jl Sekanak hingga kembali ke Jl Merdeka. Sedangkan angkot Ampera-Tanggabuntung, terdapat dua alternatif. Pertama tetap memakai pola lama, atau dimasukan ke Jl Faqih Jalaluddin-Jl Kapten Cek Syeh-Jl Kebon Duku-Jl M Akib-Jl H Dahlan-Jl Diponegoro dan kembali ke Tanggabuntung.
Untuk trayek Ampera-Pakjo, ungkap Masrifin, tetap tidak ada perubahan begitu juga dengan rute trayek Ampera-Bukitbesar. “Namun secara umum, masing-masing angkot yang masuk di Jl Rumah Bari tidak boleh parkir atau ngetem. Begitu penumpang turun, angkot jalan terus sehingga tetap bebas macet,” katanya.
Transmusi
Sementara itu, Dirops PT SP2J Yusransyah mengatakan, pada saat pembukaan dan penutupan SEA Games, semua bus Transmusi di semua koridor mengarah ke Jakabaring Sport City dengan jam operasi hingga malam. Ini dilakukan untuk mempermudah akses masuk bagi masyarakat yang akan menyaksikan Pembukaan SEA Games oleh Presiden, sekaligus untuk melihat Sriwijaya International Expo di kawasan Dekranasda.
Itu artinya, transmusi menjadi fider dan bisa masuk ke Jakabaring karena bahan bakar bus kita memakai gas sehingga aman bagi lingkungan.
Sebagai sarana angkutan masal, tentu masyarakat yang memakai jasa transmusi tetap harus membayar. Kalau tidak bayar, kami tidak bisa mencicil kredit. (sin)
Sumber : Sriwijaya Post – Sabtu, 22 Oktober 2011 10:21 WIB









Komentar: