Jamin “Tak Berkedip”
13 October 2011 Leave a comment

TERANG: Stadion Atletik dan Aquatik Centre di Jakabaring Sport City terlihat terang menjelang senja saat dipasang lampu penerang yang akan digunakan pada acara resmi pada SEA Games November 2011 nanti.
PALEMBANG — Secara resmi, listrik untuk seluruh venues di Jakabaring Sport City (JSC) dinyalakan, kemarin sore (12/10). Tepat pukul 18.00 WIB, sebanyak 1.300 lampu hemat energi dinyalakan serentak. Penyalaan dilakukan GM PLN (persero) Wilayah S2JB Ir Nandi Ranadireksa bersama Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan jajaran.
Penyalaan secara simbolis ini dilakukan di wisma atlet. GM PLN (persero) Wilayah S2JB Ir Nandi Ranadireksa, mengatakan, kebutuhan listrik SEA Games dipastikan aman. ”Kita jamin tidak akan byar pet. Berkedip pun tidak, apalagi padam,” ujarnya didampingi Manajer Distribusi, Bob Saril.
Untuk penyediaan lampu hemat energi, lanjut Nandi, disponsori PT Phillips Indonesia. Menurutnya, disiapkan pasokan daya untuk ke kompleks Jakabaring sekitar 30 MW. “Kita akan terus melakukan uji coba keandalan penyaluran hingga jelang pelaksanaan SEA Games,” jelasnya.
Ditambahkannya, dengan pasokan daya ini PLN siap mendukung seluruh rangkaian acara SEA Games. Mulai dari pembukaan 11 November hingga selesainya perhelatan akbar olahraga Asia Tenggara ini.
Sementara itu, Kuncahyo Isnaidi, strategic development PT Phillips Indonesia mengatakan, ribuan lampu memiliki daya yang berbeda-beda. Misal, untuk lampu penerangan jalan rata-rata berdaya 150 watt dengan jenis cosmopholis dan LED. Sedangkan lampu di arena pertandingan 2.000 watt dengan jenis metal halide MHNSA, sedang untuk lampu untuk menyinari gedung arena dengan efek warna dipakai lampu tipe decorative fasade LED. ”Semua lampu hemat energi, sehingga meringankan pemda membayar tagihan listrik bulanan,” ucapnya.
Gubernur Sumsel Ir Alex Noerdin kemarin mengatakan bahwa pasokan listrik dipastikan aman. “Memang sebagian lampu pagar belum dipasang terutama di bagian pagar luar, akan tetapi dalam seminggu akan selesai,” ulasnya.
Beberapa waktu lalu, Manajer Niaga PLN Wilayah S2JB, Aris Sumarjono menjelaskan, PT PLN akan mengamankan kebutuhan listrik untuk kompleks JSC ini dari tiga penyulang dan 11 gardu induk (GI). Digunakan otomatic system. ”Sehingga kalau ada satu penyulang yang bermasalah, di-back up penyulang lain. Makanya aman. Ini semua agar pelaksanaan SEA Games sukses,” katanya.
Untuk venues utama yakni GOR Jakabaring dan GOR Bumi Sriwijaya sekitar 16,35 MW. Pasokan gardu induk (GI) untuk Jakabaring dari GI Bungaran, Keramasan dan Kedukan. Sedang untuk Kompleks GOR Bumi Sriwijaya pasokan dari GI Talang Kelapa dan Talang Ratu.
Sementara pasokan gardu harian (GH), untuk Jakabaring dari GH pasar induk dan GH Jakabaring. Sedang Bumi Sriwijaya dari GH GOR Bumi Sriwijaya. “Untuk pembebanan dibagi dua,” imbuh Aris. Sebanyak 8,07 MW dipasok dari GI Bungaran, Kedukan dan Keramasan melalui sistem 20 kV. Dengan estimasi pembebanan GI Bungaran 19,82 MW (88 persen), pembebanan GI Kedukan 8,02 MW (59 persen) dan pembebanan GI Keramasan 26,95 MW (50 persen).
Sedang pembebanan sisanya 8,46 MW dipasok dari GI Talang Kelapa melalui sistem 20 kV. Dimana, estimasi pembebanan GI Talang Kelapa diwarnai suplai ke GI Talang Ratu 7,24 MW dan ke GH Sport Hall dan sarana pendukung 8,46 MW. Untuk total prediksi beban GI mencapai 50,08 MW atau 92,74 persen.
Pasokan listrik SEA Games sendiri akan disuplai 11 GI dalam Kota Palembang. Untuk jenis GI 70 kV ada tujuh unit, catu daya untuk SEA Games ada tujuh unit yakni Bungaran, Kedukan, Bukit Siguntang, Talang Ratu, Seduduk Putih, Boom Baru dan Sei Juaro. Sedang GI 150 kV ada empat unit, catu daya untuk SEA Games tiga unit yakni Keramasan, Talang Kelapa dan Borang.
“Kita punya GH pengendali SEA Games empat unit. Untuk Jakabaring yakni GH GOR dan pasar induk. Dan untuk Seberang Ilir ada GI Sport Hall dan GH Benteng,” tukasnya. Selain itu, PLN juga menyiapkan genset sebagai cadangan. (46)
SUMBER: Sumatera Ekspres, Kamis. 13 Oktober 2011










Komentar: