Kapal Wisata Seharga Rp 4 M
10 October 2011 Leave a comment

BERLABUH: Kapal wisata Musi River Crusei Pelita Jaya Express 05 bersandar di dermaga Benteng Kuto Besak (BKB), kemarin.
PALEMBANG — Kapal Musi River Cruise Pelita Jaya Express 05 menambah armada transportasi wisata Sungai Musi. Bedanya, kapal ini punya fasilitas lengkap dan kategori mewah. Selain hiburan musik, televisi, bisa juga karaokean, layanan restoran hingga game zone.
”Kapal ini jadi beda dengan yang ada. Bisa layani wisata laut. Yakni ke Bangka, Sungai Sembilang atau sepanjang Musi di wilayah Palembang saja. Itulah keunggulannya,” ungkap owner kapal Musi River Crusise, Ahmad Rivai yang biasa disapa Kritis di plaza BKB, kemarin (9/10).
Dikatakannya, peluncuran kapal wisata sekaligus bisa untuk pesiar ini untuk mendukung perkembangan wisata Sungai Musi. “Saat ini, belum ada yang mewah. Itu pun baru sebatas ke Pulau Kemaro dan muter di arah 35I,” ucapnya. Di samping, menunjang sukses pelaksanaan SEA Games XXVI.
Saat SEA Games nanti, akan banyak wisatawan dari Indonesia dan luar Indonesia yang tentu saja akan mencoba menikmati keindahan objek wisata Palembang dan sekitarnya. ”Ini kesempatan kami membantu pemerintah mempromosikan Sumsel. Mudah-mudahan bermanfaat,” cetus Kritis.
Beda lainnya, kapal Musi River Cruise ini akan berlayar sesuai kemauan dan tujuan dari penumpangnya. Sistemnya carter atau sewa. Bisa oleh perorangan maupun rombongan. ”Dapat juga untuk pergi mancing, merayakan ulang tahun sambil keliling Musi waktu malam, hingga sekadar jalan-jalan saja,” bebernya.
Lama operasionalnya pun sesuai dengan permintaan pihak yang mencarter. Kapal dengan panjang 34,4 meter, lebar 7,8 meter dan tinggi 3,2 meter dari muka air sungai ini mampu mengangkut sekitar 250 orang penumpang sekaligus. Kapal ini diproduksi tahun 2002 lalu.
”Baru cukup baru, belinya sekitar Rp4 miliar. Dan sebelum dioperasionalkan, kapal wisata ini direnovasi dulu, habis hampir Rp1 miliar,” tutur Kritis. Untuk mengoperasionalkan kapal tersebut, Kritis merekrut sekitar 30 tenaga kerja lokal.
Baik itu kapten kapal, wakil kapten kapal hingga anak buah kapal (ABK). ”Semuanya tenaga kerja lokal, tapi yang berpengalaman. Ini secara tidak langsung membuka lapangan pekerjaan bagi warga Sumsel,” katanya. Sebelum dijadikan kapal wisata, Musi River Cruise ini dulunya merupakan kapal penumpang.
Melayari rute Dumai-Malaka dan Batam Malaka. Selama dua tahun berlayar pada kedua rute itu, akhirnya stop karena peraturan baru pemerintah. Dimana kapal dari bahan fiber glass seperti Musi River Cruise ini dilarang berlayar untuk rute yang waktu tempuhnya lebih dari empat jam.
“Karena itu, kapal tersebut ditarik dan kini dijadikan kapal wisata,” beber Kritis sembari mengatakan kalau ini kapal milik pribadinya. Koran ini ikut berlayar singkat selama kurang lebih 15 menit dalam acara peresmian kemarin. Kapal ini terdiri dari tiga tingkat. Lantai bawah (dek) merupakan game zone, di sana dilengkapi sekitar 28 mesin permainan tangan.
Di lantai dua, terbanyak kapasitas tempat duduknya, dilengkapi minibar dan tempat untuk karaoke. Di lantai tiga, ada ruang khusus VIP dan kursi penumpang biasa. Dari lantai tiga ini, penumpang bisa keluar ke dek depan untuk berfoto bersama.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin SH dalam peresmian kapal Musi River Cruise ini mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan terhadap kemajuan wisata Sungai Musi. “Ini juga akan mendukung suksesnya Palembang sebagai tuan rumah SEA Games. Nantinya, ada puluhan ribu wisatawan yang datang ke sini,” tuturnya.
Berkesempatan mencoba perdana kapal Musi River Cruise ini puluhan wasit sepak takraw yang baru saja lulus seleksi. Ikut dalam pelayaran perdana itu, Presiden Sepak Takraw Dunia, Abdul Halim bin Kader, Ketua Sepak Takraw Indonesia Marsekal Madya H Basri. (46)
SUMBER: Sumatera Ekspres, Senin, 10 Oktober 2011









Komentar: