Tercemar, Air Sungai Menghitam
6 October 2011 Leave a comment

MANDI: Warga yang tinggal di pinggir Sungai Enim, mandi dan mencuci pakaian di sungai meski air sungai berubah warna menjadi kehitaman, kemarin (5/10)
MUARA ENIM — Air Sungai Enim yang biasanya terlihat jernih, mendadak menjadi hitam pekat, kemarin (5/10) pagi. Warga yang hendak mandi ataupun mencuci pakaian terpaksa mengurungkan niatnya. Perubahan warga air Sungai Enim itu terlihat jelas dari Jembatan Enim I. Meski air terlihat menghitam, sejumlah warga yang ada di sekitar tepi sungai, tetap menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti untuk mandi dan mencuci.
“Tetap digunoke, make air mano lagi, kito biaso gunoke air sungai ini lah untuk mandi,” kata Rosida, warga sekitar sambil mencuci dan mandi di sungai. Menurut Rosida, air Sungai Enim biasanya memang jernih.
Rosidah mengatakan selama ini tidak ada masalah dengan penggunaan air sungai tersebut. Dia mengaku khawatir saja, bila air memang tercemar limbah, dapat menyebabkan dampak sampingan bagi kulit, seperti gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya.
Dia meminta instansi terkait untuk cepat mengecek penyebab air sungai menjadi berwarna gelap dan pekat. “Kalau memang ada pencemaran lingkungan, pemerintah harus menindak usaha yang menyebabkan pencemaran. Jangan sampai merugikan masyarakat,” kata Rosida sambil lanjut mencuci pakaian.
Terpisah Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Muara
Enim M Yusradiansyah ketika dikonfirmasi mengatakan belum menerima laporan soal dugaan pencemaran limbah di Sungai Enim. “Kita tetap tindaklanjuti, kalau memang ada itu, nanti kita cek ke lapangan, melalui bagian terkait di BLH seperti bidang pengendalian, pencemaran dan penataan lingkungan,” ujarnya. (26)
SUMBER: Sumatera Ekspres, Kamis, 6 Oktober 2011

![]()








Komentar: