Saluran-Trotoar Tak Selesai
6 October 2011 Leave a comment

DINDING BETON: Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan dinding beton di pinggir Jl Kol H Barlian. Dinding cor ini untuk menahan longsor tanah tinggi Punti Kayu di seberang RS Myria
PALEMBANG — Sebulan jelang SEA Games XXVI, proyek pelebaran Jalan Kol H Barlian sepanjang kurang lebih 5 Km belum juga rampung. Hingga kemarin (5/10), beberapa titik ruas di kiri maupun kanan yang belum selesai pelebarannya, karena masih ada penggalian utilitas.
Menurut Kepala SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Palembang, Ir H Aidil Fiqri MT, saat ini progres sudah mencapai 71-73 persen. ”Target Oktober sebelum SEA Games, pelebaran jalan selesai. Tapi, saluran air/selokan dan trotoar tampaknya belum akan selesai.”
Masih ada sejumlah hambatan yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek fisik ini. Kata Aidil, salah satunya pemindahan utilitas pipa PDAM yang hingga kini belum selesai pengerjaannya. ”Pekerjaan itu salah satunya mengganggu saluran pembuangan dan menyebabkan jalanan tergenang. Seperti di sekitar Damri Km 9,” cetusnya.
Hal ini menurutnya telah berulang kali dikoordinasikan dengan pihak PDAM. Hambatan lainnya, salah satu titik di tanjakan Km 5 yang terkena pelebaran belum juga dibebaskan sehingga pelaksanaan pelebaran belum bisa maksimal dilakukan. ”Kata PPTK pembebasan lahan Dinas PU Bina Marga Sumsel, saat ini sudah siap dibayarkan ganti rugi titik itu,”ucapnya.
Di sisi lain, pembuatan saluran pembuangan/selokan di sepanjang ruas jalan Kol H Barlian yang dilebarkan juga mengalami kendala. ”Produksi beton untuk saluran air di Wijaya Karya Beton di Lampung lambat sehingga belum seluruhnya dikirim ke Palembang,” beber Aidil.
Khusus di sepanjang areal Punti Kayu seberang RS Myria, terlihat dibangun dinding beton penahan longsor. Di sana, tanah kawasan Punti Kayu punya ketinggian hingga 2 meter lebih dari muka aspal jalan. Ketika penggalian utilitas dan saluran pembuangan/selokan beberapa waktu lalu, sejumlah titik mengalami longsor hingga ke pinggir jalan.
Panjang dinding beton penahan longsor yang dibangun ini sekitar 300 meter. Ketinggiannya berkisar 1-2 meter. Baru sebagian yang sudah dicor, sebagian lagi tampak para pekerja menganyam besi yang nantinya menjadi penguat struktur beton cor.
“Kalau tidak dibangun dinding beton seperti ini, tanah itu akan longsor saat hujan terjadi,” kata Rahmat, salah satu pekerja sembari menunjuk tanah tinggi Punti Kayu.
Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan dan Jembatan wilayah III, Bastian Sihombing mengatakan, pembangunan dinding penahan merupakan tanggung jawab kontraktor untuk mengembalikan keamanan dan menjaga agar tanah tidak mengalami longsor.
Untuk pelebaran jalan, ia optimis rampung sebelum SEA Games. ”Walau saat SEA Games belum 100 persen, namun tidak banyak lagi. Paling yang tersisa hanya pembersihan. Tapi itu tidak akan mengganggu even SEA Games yang berlangsung di Palembang,” pungkasnya. (46)
SUMBER: Sumater Ekspres, Kamis, 6 Oktober 2011










Komentar: