Lemabang “Bebas” PKL
29 September 2011
LEMABANG — Keseriusan tim gabungan Pol-PP Kota Palembang dan Tramtib Kecamatan Ilir Timur (IT) II untuk menertibkan (pedagang kaki lima) PKL di kawasan Jl Yos Sudarso berbuah manis. Saat ini trotoar di lokasi ini bersih dari PKL.
“Kalau trotoar fungsinya untuk pejalan kaki, bukan untuk berjualan, pasar merupakan tempat untuk pedagang berdagang bukannya di jalan. Serta parkiran menjadi lokasi untuk kendaraan bukannya untuk berjualan bagi pedagang,” kata M Yanurpan Yani, Camat IT II, kemarin (28/9)
Dikatakannya, pihaknya rutin menurunkan petugasnya mulia pukul 06.30-11.00 WIB. Mereka, berpatroli mengawasi PKL yang masih membandel. Bila ditemukan, langsung diangkut semua dagangannya.
“Tindakan tegas ini, bertujuan agar para PKL masuk untuk berjualan di pasar yang telah disediakan seperti Pasar Jevanda, Pasar Pagi Lemabang serta Pasar Lemabang. Sehingga kawasana Lemabang lebih tertata dan tertib menjadi jalur melintasnya mobil peti kemas dari Pelabuhan Boom Baru Palembang,” tegasnya.
Penjagaan ini, untuk mengantisipasi kemacetan. Kondisi ini, diperparah dengan maraknya PKL yang berjualan di badan jalan. Tak pelak kemacetan panjang terus menghantui kawasan Lemabang. Makanya, dengan adanya penjagaan PKL seminggu belakangan, kemacetan tak terjadi lagi di kawasan ini.
“Kita juga telah mengajukan ke Pemerintah Kota Palembang, agar lajur Jl Yos Sudarso diperlebar. Karena, ruas Jl Yos Sudarso memiliki dua jalur berlawanan. Setiap jalur hanya memiliki dua lajur mestinya tiga lajur,” pungkasnya. (mg26)
SUMBER: Sumatera Ekspress, Kamis, 29 September 2011










Komentar: