Astral Penghuni Kolam Sakti Marah



Foto wanita yang dibikin heboh di Empatlawang. Sripo/Ist

EMPATLAWANG Warga Empatlawang mendadak dihebohkan sosok penampakan yang terekam kamera handphone milik Angga Optiandra (22), warga Desa Macangmanis, Kecamatan Talangpadang. Bahkan foto penampakan ini juga sampai ke tangan pejabat di Pemkab Empatlawang.

Dalam foto tersebut memang tampak sesosok wanita berambut panjang dengan kaki yang tidak menyentuh tanah. Sosok ini melintas di pelataran rumah Angga dan bergerak mendekati jalan raya.

Camat Talangpadang, M Alhumaidi yang sekaligus memberikan informasi adanya penampakan tersebut membenarkan, dirinya meminta file foto tersebut karena ingin melihat jelas adanya foto penampakan tersebut. Meskipun tidak bisa dipastikan kebenarannya, lingkungan sekitarnya memang berada di sekitar kediaman Angga. Orangtua di daerah itu juga menyarankan agar diadakannya pembacaan ayat Al-Qur’an untuk mengusir makhluk halus tersebut.

Sementara Angga Optiandra (22), warga yang memotret penampakan tersebut mengaku, ia sendiri terkejut setelah melihat hasil potretan kamera BlackBerry Curve 8520 miliknya itu ada sosok penampakan dan tidak ada sama sekali rekayasa, karena foto itu asli dari kamera BlackBerry yang ia jepretkan pada Rabu (21/9) sekitar pukul 22.00.

“Saat itu saya sedang berada di konter yang sekaligus rumah sedang mencoba mengambil foto, karena kualitas gambar sedikit gelap. Saya pun terkejut bahkan timbul rasa ngeri, setelah melihat hasil foto-an depan rumah saya itu ada penampakkan itu,” katanya.

Ia menambahkan, oleh karena itu ia pun memanggil kawan-kawannya yang memang sedang kumpul tidak jauh dari rumah memperlihatkan foto tersebut. Sehingga berita ini menyebar ke masyarakat, bahkan tidak hanya warga yang melihat, tetapi Camat Talangpadang sempat meminta transfer foto tersebut.

“Sesuai dengan arahan pak Camat, malam ini juga kami akan mengadakan pembacaan Al-Qur’an di rumah dan meminta doa agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Ya, kita memohon keselamatanlah, sehingga jauh dengan balak,” terangnya sembari menambahkan, sebelum ia mengambil foto itu memang ada warga setempat yang sempat melihat sosok makhluk halus berambut panjang sedang duduk, sedangkan bagian leher tampak berlumuran darah, namun sosok tersebut seketika menghilang.

Berbagai pendapat yang timbul dari masyarakat yang sebagian besar percaya kalau foto penampakan tersebut asli dan tidak ada rekayasa. Tidak sedikit juga warga hingga Kamis siang terus berdatangan ke kediaman warga untuk melihat ataupun meminta file foto tersebut.

“Kami percaya itu benar-benar penampakkan dan tidak ada rekayasa. Sosok itu merupakan penghuni Setebat (kolam,red) Sakti, yang dahulunya luas di kawasan ini,” ujar Jili (40), salah seorang warga Macangmanis yang mendatangi kediaman Angga kepada Sripo, Kamis (22/9).

Dikatakannya, menurut cerita orang tua, sebelum desa mereka itu padat penduduk dan baru mulai membuka jalan ada kolam yang dinamakan warga Setebat Sakti yang sangat luas, bahkan saat ini sebagian bawah rumah warga masih ada kali yang dialiri air yang bersumber dari Setebat Sakti itu.
Konon katanya, Setebat Sakti itu dihuni oleh makhluk halus.

“Mungkin saja mereka merasa terusik oleh banyaknya warga yang sering meminta nomor hingga mendatangi kuburan, sehingga mereka keluar dari tempat tinggalnya. Ya, sebelumnya desa ini jarang dan tidak pernah terjadi hal-hal yang aneh, seperti penampakkan itu,” ujarnya.

Lain halnya dengan Jono (26), warga lainnya, ia beranggapan penampakan itu karena mungkin adanya pasien yang meninggal di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dahulunya dibangun persis di sebelah kediaman Angga, warga yang memotret penampakkan tersebut. Selain itu, memang daerah kediaman rumah Angga tersebut sering terjadinya lakalantas, karena kondisi jalan yang tikungan cukup tajam dan padat penduduk serta ramai lalu lalang pengendara.

”Sebenarnya itu memang sulit kita cerna dengan akal pikiran, karena wujudnya makhluk halus. Kita tidak tahu ia datang darimana, namun yang perlu kita ketahui makhluk halus tersebut memang ada, hanya saja kita tidak melihat keberadaannya, ya bisa jadi mereka ada di sekitar kita,” jelasnya. (st2)

Sumber : Sriwijaya Post, Jumat, 23 September 2011 10:17 WIB

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s