Makan Permen, asal Sikat Gigi



Praktik: Siswa Super Brilliance Kids (SBK) mempraktkkan cara menyikat gigi yang benar dengan arahan perawat klinik gigi Imaya Dental Clinic, kemarin

PALEMBANG Para siswa Super Brilliance Kids (SBK) berkumpul di klinik gigi Imaya Dental Clinic Jl Sumpah Pemuda J8 Kampus dalam kegiatan field trip pukul 09.00 WIB, kemarin (20/9). Mereka periksa gigi dan kebersihannya. Termasuk pemberian materi berupa perawatan gigi yang baik.

“Siapa yang nggak sikat gigi, kuman dari makanan yang dimakan bisa masuk ke dalam gigi. Kuman yang tak dibersihkan itu, akan menggigit gigi kalian sampai keropos, mau?” ungkap dr Chica memberikan penjelasan kepada puluhan siswa SBK. “Boleh makanan kesukaan kalian, seperti permen dan sejenisnya. Tapi, harus rajin sikat gigi,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, ia juga memberikan tips-tips tentang cara penggunaan sikat gigi yang benar. Apalagi, anak usia siswa SBK, sedang dalam masa pertumbuhan. “Kalau usia adik sudah lebih dari 6 tahun, maka gigi susunya akan pergi dan akan diganti dengan gigi yang lebih kuat.”

Ia menjelaskan, cara menyikat gigi yang baik adalah dengan terlebih dahulu menyikat gigi bagian dalam bawah. Kemudian dilanjutkan pada tengah gigi dan bagian yang berada di dalam. “Jika menyikatnya seperti ini, mudah-mudahan semua kuman yang bersembunyi di dalam gigi dapat langsung pergi.”

Usai mempraktekkan cara menyikat gigi dengan objek gigi plastik, para siswa ini langsung melihat praktek klinik gigi. Di sini, siswa melihat langsung dokter yang sedang menangani pasien. Selanjutnya siswa mempraktekkan cara menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi.

Kepala SBK Xafiera Hutagalung menjelaskan, field trip bertujuan memberikan pengetahuan kepada siswa tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar, sehingga dapat bermanfaat dengan menyikat gigi secara rutin. Tahapan kegiatan field trip, anak-anak akan mengikuti tahapan exploring atau mengajak anak untuk mengetahui secara garis besar kegunaan dari gigi seperti mengenal fungsi gigi, mengetahui jumlah gigi dan mengenalkan jenis gigi. Selanjutnya siswa akan mengikuti tahapan planing, doing yang merupakan pembelajaran merawat gigi atau praktek atau cara menyikat gigi.

Communicating, tahap ini untuk mengetahui manfaat apa saja yang akan di dapat anak bila menyikat gigi dengan benar. “Terakhir, tahapan Reflecting yakni anak diajak untuk melakukan tindakan nyata (adanya komitmen) untuk melakukan kebiasaan menyikat gigi setiap hari secara benar dan teratur,” imbuhnya. (mg44)

SUMBER: Sumatera Ekspres, Rabu, 21 September 2011<

http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif?w=630

http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif?w=630

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s