Bayi Berkepala Dua Akhirnya Meninggal
12 September 2011 Leave a comment

Bayi pasangan Kusmadi (18) dan Santi (17) saat mendapat perawatan di RSUD Sekayu, Minggu (11/9). DOK SRIPOKU.COM/EKO ADIASAPUTRO
SEKAYU — Setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, bayi pasangan Kusmadi (18) dan Santi (17) meninggal dunia, Senin (12/9) sekitar pukul 00.30.
Jenazah bayi yang terlahir dempet dada dengan dua kepala, dua tangan, dan tiga kaki ini langsung dibawa pihak keluarga ke rumahnya di Desa Tebingbulang Kecamatan Sungaikeruh dini hari itu juga.
Menurut keterangan pihak rumah sakit, pihaknya sudah berupaya menyelamatkan sang bayi dengan memberikan perawatan sebisanya.
Bayi tersebut sempat mendapatkan perawatan intensif di ruang NICU dan dibantu dengan incubator dan alat bantu oksigen, infus, dan bed sign monitor.
“Kita sudah berusaha mempertahankan kondisi bayi tersebut. Tapi ya, Allah berkehendak lain. Ia pun meninggal pukul 12 dini hari,” ujar Kabid Pelayanan RSUD Sekayu kepada Sripoku.com, Senin (12/9).
Sebelumnya, dr Angelina, asisten dokter yang menangani kasus bayi ini menjelaskan pihaknya sudah menyarankan untuk merujuk bayi tersebut ke RSMH Palembang. Namun di luar dugaan, pihak keluarga terutama ayah sang bayi justru menandatangani surat penolakan.
Ia mengatakan, kelahiran bayi dengan kelainan seperti ini bisa disebabkan banyak faktor.
Di samping karena pernikahan sedarah, kelainan seperti itu juga bisa dipicu pernikahan usia muda dan juga keturunan keluarga.
“Persoalan sebab musabab, tentu kita tidak tau banyak terkait pasien kami. Yang jelas kondisinya memang kurang bagus. Sependek pengetahuan saya, operasi kelainan jenis ini biasa dilakukan di RSCM,” ujarnya.
Penulis: Eko Adiasaputro
Editor: Sudarwan
Sriwijaya Post – Senin, 12 September 2011 19:29 WIB
Berita Terkait
Bayi dengan 2 Kepala, 3 Kaki, 3 Tangan, dan 2 Kelamin Lahir di Muba

![]()








Komentar: