Hilal tak Terlihat di Langit Kota Palembang.
29 August 2011 Leave a comment

Seorang petugas tengah mengamati hilal dari puncak Hotel Arya Duta, Palembang, Senin (29/8/2011). SRIWIJAYA POST/ARIEF B ROHEKKAN
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Hasil pengamatan visibilitas Hilal yang dilakukan Badan Hisbab Rukyah Daerah (BHRD) Provinsi Sumatera Selatan, Senin (29/8/2011) di atas Hotel Aryaduta Palembang, Hilal tidak terlihat.
Menurut Ketua BHRD Sumsel, Drs Teguh Sobri mengatakan hilal tidak terlihat karena terhalang kabut. Ditambahkan Teguh, kondisi matahari terbenam juga lebih cepat dari jadwal semula yang sudah tidak terlihat sejak pukul 17.40 padahal dijadwal 18.04, sehingga dipastikan 1 Syawal menurut Teguh jatuh pada, Rabu (31/8/2011). Tetapi semuanya tetap masih menunggu keputusan sidah Isbat dari pusat.
“Hampir 90 persen lebih dipastikan 1 Syawal jatuh ħari Rabu tetapi semuanya tetap pada sidang Isbat yang dilakukan pemerintah puast,” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan Rukyarul Hilal di Aryaduta, kepala Kanwil Kemenag Sumsel, PTA Palembang, Iain Raden Fatah, ormas Islam dan pengurus masjid yang ada di Palembang.
Penulis: Arief b Rohekan
Editor: Soegeng Haryadi
Sriwijaya Post – Senin, 29 Agustus 2011 20:08 WIB
Takbir Belum Berkumandang di Palembang
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Gema takbir Idul Fitri belum berkumandang di Palembang hingga malam hari ini. Masyarakat masih menunggu kepastian hasil Sidang Isbat untuk penentuan 1 Syawal 1432 Hijriah.
Padahal, sebelumnya, masyarakat Palembang mengira 1 Syawal (Lebaran) akan jatuh pada Selasa (30/8/2011) esok hari. Mayoritas warga Palembang mengikuti putusan pemerintah untuk penentuan 1 Syawal.
Dari hasil Sidang Isbat, diputuskan 1 Syawal jatuh pada Rabu (31/8/2011). “Wah, jadinya kita harus puasa satu hari lagi deh,” tutur Mardi, warga Palembang yang tengah mengikuti siaran langsung jalannya Sidang Isbat di televisi.
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Sriwijaya Post – Senin, 29 Agustus 2011 19:56 WIB
Shalat Tarawih Hanya Diikuti 13 Orang

Suasana Shalat Tarawih di Masjid Assa’adah Komplek Citra Damai yang hanya diikuti 10 orang. SRIWIJAYA POST/ARIEF B ROHEKKAN
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Hasil keputusan Isbat yang dilakukan pemerintah pusat menentukan 1 Syawal jatuh pada Rabu (31/8/2011), membuat sebagian masjid di Palembang tetap melaksanakan Shalat Tarawih dan Witir berjamaah. Namun jumlah jamaah menjadi berkurang dan sepi.
Dari pantauan Sripoku.com, salah satunya masjid yang tetap melaksanakan Shalat Tarawih adalah di Masjid Assa’adah II yang berada di Komplek Citra Damai II Kelurahan Bukit Sangkal. Namun situasi masjid sepi umat pad Shalat Tarawih, Senin (29/8/2011). Shalat hanya diikuti sekitar sepuluh jemaah lebih.
Shalat juga baru dimulai sekiat pukul 20.30 setelah mengetahui hasil keputusan Isbat pemerintah pusat menentukan 1 Syawal jatuh hari Rabu (31/8/2011) dan puasa pun disempurnakan menjadi 30 hari.
Penulis: Arief b Rohekan
Editor: Soegeng Haryadi
Sriwijaya Post – Senin, 29 Agustus 2011 20:59 WIB










Komentar: