Polisi Lepas Tembakan Gerebek Pelaku Paket Bom Lubuklinggau.
16 August 2011 Leave a comment
Polisi melakukan penggerebekan rumah milik Api komplek bunga Indah No U 3 Kelurahan kebun bunga kecamatan Sukarami Palembang, Selasa (16/8/2011) SRIPOKU.COM/ARDIANSYAH
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Polisi kini tengah melakukan penggerebekan rumah milik Api komplek bunga Indah No U 3 Kelurahan kebun bunga kecamatan Sukarami Palembang, Selasa (16/8/2011). Api diduga pengirim paket bom yang meledak di SM Swalayan di Lubuklinggau, 18 Juni lalu. Dua mobil barakuda dan satu mobil Inapis Polda Sumsel diterjunkan langsung ke lokasi penggerebekan. Sejumlah personil brimob Polda Sumsel berseragam lengkap dan berperalatan lengkap langsung merangsek masuk ke dalam rumah dengan membuka secara paksa pintu pagar.
Tak hanya pintu pagar yang dibuka paksa, pintu rumah yang terbuat kayu berwarna putih juga dibuka paksa dengan cara ditembak sebanyak dua kali lalu didobrak petugas.
Penulis: Ardiansyah
Editor: Aang Hamdani
Sriwijaya Post – Selasa, 16 Agustus 2011 11:58 WIB
Tersangka Aldrian Ditahan di Polda Sumsel
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Aldrian Alfarizi (37) tersangka pengirim paket bom Lubuklinggau ditangkap Densus 88 dan diamankan di Polda Sumsel. Dalam penggerebekan di rumahnya komplek Bunga Indah No U 3 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Palembang, Selasa (16/8/2011) polisi menyita barang bukti yang diduga digunakan untuk membuat bom.
Antara lain sebelas swap, satu rool kabel merah, lem fox, solder, martil, lampu led, cd, satu stavol, paku baut, cpu, internal hard disk, hard disc 10 disket, hard disc, satu unit hp apple Cina, camera digital, laptop merk Del dan hp BlackBerry yang dibawa ke Polda Sumsel. Penggerebekan berlangsung lancar. Dua mobil barakuda dan satu mobil Inapis Polda Sumsel diterjunkan langsung ke lokasi penggerebekan. Sejumlah personil Densus 88 dan Brimob Polda Sumsel berseragam lengkap dan berperalatan lengkap langsung merangsek masuk ke dalam rumah dengan membuka secara paksa pintu pagar.
Tak hanya pintu pagar yang dibuka paksa, pintu rumah yang terbuat kayu berwarna putih juga dibuka paksa dengan cara ditembak sebanyak dua kali lalu didobrak petugas.
Sekitar pukul 11.00 dua orang perempuan tiba-tiba masuk dan melewati garis polisi. Mereka mengaku bahwa rumah yang digerebek polisi merupakan rumah milik mereka. “Ada apa ini pak, ini rumah kami. Memannya kenapa ramai sekali sampai ada polisi,” ujar ibu-ibu yang mengenakan baju kuning berjilbab yang terlihat kebingungan. Petugas yang berada di lokasi penggerebekan langsung mengamankan dia ke salah satu rumah tetangga dan diberi pengarahan apa yang sebenarnya terjadi.
Saat dimintai keterangan, wanita yang diketahui istri tersangka tidak mengeluarkan sepatah kata pun dan hanya bisa menangis melihat rumahnya digeledah petugas.
Penulis: Ardiansyah
Editor: Aang Hamdani
Sriwijaya Post – Selasa, 16 Agustus 2011 13:54 WIB
Aksi Polisi Sempat Dikira Anak Main Mercon
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Aksi penggerebek dan penembakan polisi di rumah Ir Aldrian Alfarizi (37), yang diduga pelaku pengirim paket bom Lubuklinggau, sempat dikira warga ada anak main mercon, Selasa (16/8/2011).
“Kami kira ada anak yang main mercon, makanya kami tidak begitu perduli. Tapi saat dilihat banyak polisi, karena penasaran kami keluar untuk lihat,” ujar Septi.
Lingkungan sekitar rumah tersangka di Komplek Bunga Indah No U 3 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Palembang terlihat sepi. Tidak tampak warga yang ada keluar rumah untuk melihat penggerebekan ini. Hanya beberapa warga yang penasaran hanya bertanya kenapa begitu banyak polisi di lingkungan mereka.
Penulis: Ardiansyah
Editor: Aang Hamdani
Sriwijaya Post – Selasa, 16 Agustus 2011 12:31 WIB
Pelaku Bom Lubuklinggau Arsitek SM Swalayan
Lokasi rumah pelaku paket bom Lubuklinggau dipasang garis polisi. SRIPOKU.COM/ARDIANSYAH
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Ir Aldrian Alfarizi (37) yang diduga pelaku pengirim paket bom Lubuklinggau ternyata merupakan arsitek RM Swalayan milik Hindra Sumardjonoyang jadi sasaran bom. Aldrian menempati rumah berwarna pink berpagar hitam di komplek Bunga Indah No U 3 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Palembang.
Polisi sedang menggerebek rumah ini. Garis polisi membentang cukup jauh dari rumah. Terlihat sepi aktivitas, di bagian belakang rumah masih dilakukan renovasi. Kini tim masih melakukan penyisiran di dalam rumah itu. Berdasarkan informasi, tersangka merakit bom yang dikirim di Lubuklinggau di rumah yang tengah digerebek polisi.
Kilas Balik
Sebagaimana diketahui, 18 Juni 2011 lalu warga Kota Lubuklinggau dihebohkan dengan ledakan bom paketsekitar pukul 09.10 pagi. Bom tersebut meledak di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Lubuklinggau, yaitu SM Swalayan Jalan Yos Sudarso dan melukai pemiliknya Hindra Soemardjono.
Informasi yang diperoleh sripoku.com di lapangan menyebutkan, paket bom tersebut ditujukan langsung kepada pemilik SM Swalayan Hindra Soemardjono. Di bagian luar paket itu tertulis pengirimnya dari PD Sukses Bersama Group Jakarta. Juga ada tulisan “Selamat dan sukses atas kemitraan kita dalam menjual produk”.
Paket yang terbungkus berwarna hijau itu diterima oleh Leo, salah seorang petugas SM Swalayan pada Jumat (17/6) sekitar pukul 17.00 sore, diantar oleh seseorang menggunakan mobil Avanza warna gold BG 2336 HD. Oleh karena pemilik SM Swalayan tidak ada maka oleh petugas, paket tersebut diberikan kepada Jasmi, salah seorang staf SM Swalayan dan diletakkan dibagian informasi, di lantai III.
Pada Sabtu (18/6) sekitar pukul 09.00 pagi, Hindra Soemardjono datang dan menerima paket tersebut dari karyawannya, Yudi. Tanpa perasaan curiga, ia pun membuka paket tersebut yang kemudian meledak. Akibatnya, Hindra mengalami cedera ringan yaitu luka bakar pada bagian perutnya. Ia pun segera dibawa ke rumah sakit dr Sobirin. Tapi karena ruangan penuh, maka dirujuk ke rumah sakit Siti Aisyah.
Penulis: Ardiansyah
Editor: Aang Hamdani
Sriwijaya Post – Selasa, 16 Agustus 2011 12:18 WIB
Aldrian Dikenal Baik dan Selalu Lapor Satpam
Inilah paket bom yang meledak di SM Swalayan Lubuklinggau, Sumsel, Sabtu 18 Juni 2011. SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Ir Aldrian Alfarizi (37), yang diduga pelaku pengirim paket bom Lubuklinggau, biasa dipanggil Aci oleh warga di Komplek Bunga Indah No U 3 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Palembang. Menurut Baidi (40), petugas keamanan dari Liper yang berjaga dilingkungan sekitar saat ditemui di lokasi, saat akan keluar maupun masuk lingkungan perumahan tersangka selalu melapor dan tidak pernah bertindak mencurigakan. “Orangnya biasa saja, tidak ada yang aneh,” ujarnya kepada sripoku.com, Selasa (16/8/2011).
Mustofa, mantan Ketua RT 56, tempat tersangka menetap sejak tahun 2006 lalu mengatakan rumah tersebut milik pribadi Aldrian. “Saya terakhir bertemu dengan dia hari Minggu kemarin, tidak menyangka kalau dia dalang pengeboman di Lubuklinggau beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Aldrian, kata Septi Dwi Putri (22), warga lainnya, selalu bersikap baik. rumah itu memang sering terlihat seperti kosong.”Biasanya ada orangnya, tapi memang sepi sering mengantar anaknya sekolah. Tapi orangnya baik, memang jarang ketemu,” ujarnya.
Penulis: Ardiansyah
Editor: Aang Hamdani
Sriwijaya Post – Selasa, 16 Agustus 2011 12:43 WIB

SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Tim Densus Polda lengkap dengan senjata otomatis dan tameng mendekati rumah milik Aldrian, di Kompleks Bukit Bunga Indah No U3, Kelurahan Kebunbunga, Kecamatan Sukarami, Polisi, Selasa (16/8/2011). AP diduga di rumah ini merakit paket bom yang dikirim kepada pemilik SM Swalayan Lubuklinggau, 18 Juni lalu. Penggerebekan ini sempat menjadi tontonan warga sekitar.

SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Tim Densus Polda lengkap dengan senjata otomatis berhasil menjebol pintu rumah milik

SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT

Seorang bocah melihat dari balik pagar rumah. SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT








Komentar: