Suami Kalap Bakar 16 Rumah.


PANDANGI PUING: Seorang anak memandangi puing-puing rumah warga akibat terbakar di RT 27, Lr Coga, Kelurahan Tuan Kentang, Palembang, Kamis (11/8).Sripo/Sts

http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/puing_kebakaran.jpg?w=630 PALEMBANG, SRIPO Sebanyak 18 KK yang terdiri dari 79 jiwa di Jl Aiptu A Wahab Lr Coga RT 27 RW 01 Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Seberang Ulu I harus menelan pil pahit akibat ulah pasangan suami istri, Fir dan El.

Kalap melihat istrinya tak mau berhenti bekerja, membuat Fir gelap mata. Ia membakar rumahnya sendiri. Namun kobaran api membesar dan menjalar ke rumah tetangga. Sebanyak 16 rumah ludes terbakar, Kamis (11/8) pukul 02.00 WIB.

Kapolsek Seberang Ulu (SU) I Palembang, Kompol Richard ketika meninjau lokasi kebakaran mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelidiki dugaan kebakaran akibat ulah Fir. “Kita masih menanyai para saksi-saksi, tentang dugaan warga mengenai penyebab kebakaran tersebut,” ujarnya.

Keponakan Fir, Anggi (16) yang memang sering tidur di rumah Firdaus kalau sedang ada tugas sablon mengatakan kebakaran terjadi akibat cekcok pasangan suami istri Fir dan El. Ketika itu, Anggi yang sedang tidur di rumah Fir, mendengar percekcokan antara keduanya.

Dalam cekcok tersebut, Fir melarang istrinya El untuk bekerja. Fir menginginkan El untuk fokus mengurus kedua anak mereka yang masih kecil. Tapi, larangan Fir dibantah El. Fir pun marah dan memukul El. Karena dimarahi suaminya, El pun keluar dari rumah dan pergi ke rumah Fatimah (ibu Fir/mertua El) yang jaraknya hanya tiga bedeng dari rumah Fir. El pun mengadu ke Fatimah tentang pertengkarannya.

Menurut Anggi, tak lama kemudian, Fir menyusul ke rumah ibunya. Fir mengajak El untuk pulang ke rumah, tapi El tetap membantah ajakan suaminya. Fir pulang dan mengambil kompor minyak dan menyiramkan minyak di dalam kamar. Kemudian Fir mengajak dua anaknya keluar rumah setelah membakar rumahnya.

Anggi diminta Fatimah untuk mengecek rumah Fir. Dan ternyata rumah Fir sudah terbakar. “Sampai sekarang ini kami tidak tahu dimana keberadaannya (Fir dan kedua anaknya). Sementara istrinya juga tidak tahu dimana, memang paginya (El) masih sempat terlihat ada,” cerita Anggi.

Sedangkan menurut M Sofiq selaku Ketua RT 27 RW 01, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Namun informasi dari warga, Fir memang sering berujar akan membakar rumahnya bila sedang marah dengan istrinya. “Memang banyak warga yang ngomong, Fir akan bakar rumahnya jika bertengkar sama istrinya,” ujar M Sofiq.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan. Keberadaan Fir maupun istrinya tidak ada yang mengetahui. Anggi sebagai keponakan Fir, begitu juga dengan warga sekitarnya, mengakui tidak tahu pasti keberadaan Fir dan istrinya.

Beberapa warga sekitar serta beberapa korban kebakaran membenarkan jika Fir sering melontarkan ancaman akan membakar rumah jika cekcok dengan istrinya. “Mereka itu memang sering cekcok, kalau sedang marahan, yang lanang tu sering ngancem nak bakar rumah tulah. Nah malem tadilah kesampaian,” ujar Muslimin.

Sementara itu, Wali kota Palembang, Eddy Santana Putra, bersama rombongan mengunjungi para korban kebakaran. Dalam kunjungannya tersebut, pemkot memberikan sumbangan berupa uang tunai, sembako. (cw4/mg18/mg19)

Sumber:
Sriwijaya Post, Jumat, 12 Agustus 2011 10:41 WIB

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s