Hikmah Puasa Dalam Kesehatan.
7 August 2011 Leave a comment

Oleh: Prof. Dr. Mgs. Usman Sa’id, SPOG
“Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yag kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka memakan seperti makanannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka.”
Segala puji bagi allah SWT yang mendatangkan “tamu” yang mensucikan, menyampaikan umur kita Insya Allah bertemu kembali dengan penghulu segala bulan yang bila kita sambut dengan gembira dan keikhlasan, mengisinya dengan amal shaleh, akan memberikan oleh-oleh kebebasan dari api neraka.
Shalawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang menghiasi malam-malam di bulan Ramadhan dengan i’tikaf, tadarus dan shalat terutama pada sepuluh malam yang terakhir. Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Berpuasalah kamu, maka kamu akan sehat.”
Pernyataan ini ganjil bila hanya dengan pikiran yang dangkal, kerena dalam kenyataannya orang yang berpuasa itu badannya jadi lesu, kurang gairah kerja dan sebagainya. Berdasarkan zat pokok yang diperlukan dalam gizi maka manusia hidup memerlukan protein atau zat putih telur, karbohidrat atau zat gula dan lemak sebagai cadangan energi dan penahan terhadap udara dingin.
Bila makanan kita mengandung zat putih telur maka yang paling berat bekerja adalah ginjal, bila kita makan zat yang banyak mengandung gula maka yang banyak bekerja adalah hati dan kelenjar pankreas yang menghasilkan hormon insulin. Bila dalam zat makanan kita banyak mengandung lemak, mulai dari pencernaan sudah bekerja berat, diikuti hati yang menghancurkan racun-racun yang masuk bersama makanan. Kebanyakan zat lemak disimpan di bawah kulit, tapi bila terlalu banyak maka akan meliputi jantung yang akan menimbulkan kelemahan jantung.
Jadi bila kita berpuasa, maka sedikitnya ada lima alat tubuh kita yang dapat dihemat dari kerusakan, yaitu:
1. Hati.
2. Alat pencernaan.
3. Ginjal.
4. Jantung.
5. Pankreas, yang semuanya merupakan alat-alat vital untuk kehidupan manusia.
Maka dengan demikian hadits Rasulullah SAW itu baru dapat dijelaskan melalui pernyataan dan penelitian seorang pakar. “Allahu Akbar Walilahilham’
Berikut ini kami kutipkan beberapa pernyataan ahli tentang hikmah puasa dalam kesehatan.
1. Dr. Abdul Aziz Ismail
Puasa satu bulan merupakan obat yang berguna bagi penderita usus yang kronis, gangguan lambung akibat minum alkohol, penyakit kencing manis.
2 Dr. Mac. Phadoun
Seorang yang terkenal di Amerika menulis bahwa setiap manusia memerlukan puasa, sekalipun dalam keadaan sakit karena racun makanan bila sudah berkumpul di dalam badan akan menyebabkan rasa sakit, terasa berat dan kurang bergairah. Dengan berpuasa maka sedikit demi sedikit racun itu akan dibongkar dari dalam tubuh dan dapat bersih sama sekali. Bila sudah 20 hari berbuka ( 1 Syawal) maka tubuh kita akan mengalami regenerasi dan akan meningkatkan gairah bekerja lebih baik dari sebelum puasa. Karena itu Dr. Phadoun menegaskan; “Puasa untuk pengobatan penyakit pencernaan, bagaikan tongkat ajaib, yang dengan cepat dapat menyembuhkannya di luar dugaan dokternya.”
4. Dr. Alexis Kariel
Pemenang hadiah Nobel dalam bukunya yang berjudul; “Manusia yang Majhul,” mengatakan, bahwa kebanyakan makan itu dapat menghilangkan fungsi yang berperan untuk kelangsungan hidup manusia, yang justru dibentuk dengan sedikit makan. Maka manusia harus membiasakan puasa dalam waktu tertentu. Selanjutnya dia mengatakan:
“…..gula yang berada di hati akan bergerak bersama protein yang berada di otot dan lemak yang berada di bawah kulit serta semua organ tubuh dengan masing-masing fungsinya akan “berkorban” untuk mempertahankan kestabilan ke dalam dan keselamatan jantung. Dengan demikian puasa berfungsi sebagai pembersih dan pengganti (regenerasi).








Komentar: