Diteken, HoA Jalan Tol.


  • PD Prodexim Kerja Sama Investor Malaysia
  • JAKARTA Harapan Provinsi Sumatera Selatan punya jalan tol mendekati kenyataan. Megaproyek infrastruktur jalan tol sepanjang 137 Km dari Kayu Agung (OKI) hingga ke Betung (Banyuasin) disepakati pembangunannya. Bertempat di Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) RI, kemarin (4/8), ditandatangani Head of Agreement (HoA) pembangunan jalan tol ini antara Direktur Perusahaan Daerah (PD) Prodexim, Muchlis dan Chairman Markmore Labuan Ltd dari Malaysia, Datok Tansri Halim bin Saat.

    Penandatangan HoA itu, disaksikan Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM RI, Azhar Lubis, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin SH, Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo, Bupati OKI H Ishak Mekki dan Bupati Banyuasin H Amiruddin Inoed. Juga Ketua DPRD OKI Yusuf Mekki dan Ketua DPRD Banyuasin Agus Salam, Asisten II Pemprov Sumsel Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Ir H Eddy Hermanto SH MM, dan staf khusus Gubernur Bidang Bidang Percepatan Pembangunan Emir sanaf.

    Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan pembangunan jalan tol sepanjang 137 Km akan menelan biaya sekitar RP 7-8 triliun. Pembangunan dilaksanakan PT Sriwijaya Markmore Persada, kerja sama antara Markmore Labuan Ltd dari Malaysia dengan PD Prodexim.

    Menurut Gubernur, jalan tol Kayu Agung–Betung ini merupakan yang terpanjang di luar Jawa dan kedua di Sumatera setelah tol di Sumatera Utara. Gubernur berharap pemerintah pusat melalui BKPM dapat memberi dukunngan dalam bentuk bantuan penyelesaian perizinan sehingga pembangunan jalan tol bisa segera dimulai. Direncanakan, launching pembangunan tol ini nantinya akan dilakukan langsung Presiden susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Malaysia 10 November mendatang. Tepatnya, sehari menjelang SEA Games XXVI.

    Sebelumnya, Asisten II Eddy Hermanto merincikan, jalan tol sepanjang 137 Km itu dibagi dalam tiga tahap. Pertama dari Kayu Agung–Jakabaring (jalan lingkar Palembang) sepanjang 37 Km. Taahap kedua Alang-Alang Lebar (AAL)–Betung sepanjang 58 Km dan selanjutnya menghubungkan Jakabaring–AAL sepanjang 42 Km.

    “Untuk tol dari Kayu Aguung ke Jakabaring sudah selesai pembebasan lahan. DED dan FS sudah, tinggal menunggu perizinan,” ucap Eddy. Tahap kedua dari AAL ke Betung juga telah ada FS dan studi amdal serta trasenya. Tahap ini akan dikerjakan secara simultan dengan tahap pertama. “Sedang trase ketiga dari Jakabaring ke AAL disebut lingkar timur Palembang. Sehingga dalam tiga tahun ke depan, Sumsel sudah punya jalan tol,” imbuhnya. (rel/46)

    Sumatera Ekspres, Jumat, 5 Agustus 2011.

    About Iwan Lemabang
    aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Connecting to %s