Pemprov Siapkan 90 Ribu Paket Sembako.
3 August 2011 Leave a comment
PALEMBANG — Tingginya harga sembako di awal bulan Ramadhan ini berdampak pada rendahnya daya beli masyarakat berpenghasilan kecil. Untuk menekan harga lonjaknya sembako tersebut, Pemprov Sumsel telah mengalokasikan dana APBD sebesar RP 1,2 miliar yang diperuntukkan dalam kegiatan pasar murah.
Nah, kemarin (2/8) digelar pasar murah yang berlokasi di halaman Pemprov Sumsel. Kegiatan ini sebagai awal mula pelaksanaanpasar murah di 15 kabupaten/kota. “launching ini, awal dimulainya pasar murah. Nanti segera dilanjutkan ke 15 kabupaten/kota di Sumsel dan 16 kecamatan di Kota Palembang,” ujar Eppy Mirza, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel.
Dikatakannya, pelaksanaan tersebut berdasarkan surat usulan dari daerah masing-masing. “Tunggu kesiapan mereka, kalau sudah siap tinggal pelaksanaannya saja. Jadwal mereka yang atur, termasuk lokasi pelaksanaannya,” kata Eppy.
Sasaran dalam pasar murah tersebut adalah masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk diantaranya adalah pegawai negeri sipil (PNS) golongan 1 dan 2. Sistem yang digunakan, dengan pembelian kupon. “Seperti pasar murah hari ini, kita percayakan 1.000 kupon pada Tim Penggerak PKK dan 1.000 kupon sisanya kepada Dharma Wanita. Ini karena mereka punya tingkatan di desa dan kecamatan sehingga mudah tepat sasaran,” katanya.
Total paket yang akan dibagikan dengan nilai uang RP 1,2 M tersebut mencapai 90.000 paket sembako di Sumsel. Karena setiap daerah dialokasikan 3.000 paket sembako. Ia juga mengungkapkan, anggaran dari Pemprov Sumsel berbeda dengan anggaran dari BUMN senilai Rp 3,5 M. Ia mengharapkan, ke-31 BUMN tersebut juga bisa membagikan paket sembako pada 15 kabupaten/kota di Sumsel seperti halnya Pemprov Sumsel. “Kita juga mengharapkan, Pemkab dan Pemkot di Sumsel turut serta dalam membantu pasar murah ini,” katanya.
Ditambahkannya, nilai Rp 3,5 M tersebut jauh dari anggaran tahun sebelunnya yang hanya Rp 33 juta. Kenaikan anggaran BUMN tersebut, setelah Gubernur menyurati ke-31 BUMN yang selanjutnya diteruskan ke Menteri BUMN.
Yusri Effendi, Sekda Pemprov Sumsel mengatakan, akibat kenaikan harga sebagai imbas kegiatan puasa ini, sehingga membebani masyarakat, maka dilakukan pasar murah. “Ini upaya membantu masyarakat dengan harga yang terjangkau,” katanya.
Kegiatanini, juga diharapkan dilakukan berkesinambungan dan dijadikan contoh. Sehingga, para pengusaha di Sumsel tak hanya berdiam diri, tapi juga ikut serta melaksanakan pasar murah di lokasi usahanya. (mg44)
Sumatera Ekspres, Rabu, 3 Agustus 2011.








Komentar: