Beban Puncak Naik 10-15 Persen.


  • Ramdhan, Diupayakan Tidak Padam
  • PALEMBANG Selama Ramadhann nanti, beban puncak kelistrikan di perkirakan naik sekitar sekitar 10-15 persen. Demikian diungkap Manager PLN cabang Palembang, Sudarto Yatiman didampingi Deputi Manager bidang Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Wilayah S2JB, Slamet DS, kemarin. “Kita prediksi berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya bakal ada peningkatan segitu,” ujarnya. Peningkatan beban puncak ini terjadi karena waktu dimana masyarakat khususnya pelanggan PLN memerlukan listrik juga bertambah panjang.

    Dengan adanya peningkatan itu, beban puncak PLN cabang Palembang ikut bertambah. Dari yang biasa sekitar 350 MW (megawatt) menjadi 350-400 MW. “Kalau di luar Ramadhan , beban puncak paling hingga pukuk 22.00 WIB. Tapi, selama puasa ini kan harus sahur, saat itu pasti memerlukan listrik lagi untuk penerang dan sebagainya,” ujar Sudarto.

    Untuk keandalan pendistribusian daya listrik inilah, PLN sedang menuntaskan perbaikan dan pemeliharaan dan perbaikan yang memang harus harus dilakukan sudah tuntas. “H-3 Ramadhan kalau bisa sudah tidak ada lagi pekerjaan. Sepanjang ramadhan hingga Lebaran kalau bisa tidak ada lagi pemadaman ataupu padam listrik karena gangguan,” ucap Sudarto.

    Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhemat dalam menggunakan listrik. Caranya mudah, cukup dengan mematikan dan membatasi penggunaan peralatan elektronik, lampu dan perlengkapan rumah tangga lain saat selesai digunakan. “Kalau soal pasokan daya, lebih tepat tanya tanya ke sektor pembangkit.”

    Hari ini, PLN kembali akan melakukan empat pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan. Yakni mengganti cut out dan pemotongana kabel rantas mulai pukul 09.00-11.00 WIB. Selama dua jam itu akan terjadi pemadaman sementara untuk pelanggan wilayah Jl Dr M Isa, Jl Urip Sumoharjo, Jl Letjen Bambang Utoyo, Jl Ramah Kasih, Jl Tanjung Menang, Jl Kenanga, Jl Sutan Syahrir, Jl Duku, Dexa Medica dan Jl Sersan Sani. Juga ada pemeliharaan GH Lebong Siarang mulai pukul 09.00-16.00 WIB. Selama tujuh jam pelanggan PLN akan mengalami pemadaman sementara. Yakni di kawasan Jl R Sukamto dan Basuki Rahmat sekitarnnya, Jl Jendral Sudirman hingga pasar KM 5 dan Balayuda.

    “Kita rencanakan juga pekerjaan rotasi trafo di K385 bumi perkemahan Teluk Gelam,” ucap Sudarto. Yang padam pelanggan kawasan KPU OKI, Kayu Agung, PDAM Sei Pinang dan sekitarnya. Ada pula pekerjaan Har tahunan Bay trafo #60 MVA (MW) transmisi 150/20kV pada GI Talang Kelapa dan Har penyulang. “Cukup banyak pelanggan yang akan padam, mulai pukul 08.00-16.00 WIB, selama delapan jam,” bebernya. Pelanggan yang akan padam meliputi kawasan KPU Banyuasin, Desa Sukomoro, Sembawa dan sekitarnya. Lalu Jl Palembang – Betung, Kompleks AU, Bandara Lama, Jl Kol H Barlian, AAL (alang-lang lebar), Jl Tanjung Api-Api dan sekitar. Juga pelanggan di kawasan Sukarami, dan sejumlah kompleks perumahan serta perusahaan.

    Bagaimana GI Seduduk Putih? Karena adanya perbaikan emergency gardu induk Seduduk Putih, kemarin, sekitar 40 ribu pelanggan di Palembang mengalami pemadaman sementara. Perbaikan harus dilakukan karena terjadi kebocoran pada trafo berdaya 30 MVA (MW) itu. Pelanggan yang alami pemadaman cukup banyak karena memang cakupan GI inilima hingga enam pennyulang. “Perbaikan telah selesai, untuk gardunya sudah normal kembali pukul 13.00 WIB tadi (kemarin, red),” ungkap Humas PLN cabang Palembang, Umriyanto. (46)

    Sumatera Ekspres, Rabu, 27 Juli 2011.

    About Iwan Lemabang
    aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Connecting to %s