MDP Sangkal Serangan Hacker.
15 July 2011 Leave a comment
‘PALEMBANG, SRIPO — Direktur STMIK MDP Ir Rusbandi MEng menyangkal perbedaan data pengumuman hasil Penerimaan Siswa Baru (PSB) antara website www.diknaspalembang.net dengan data di sekolah-sekolah dibobol hacker. Proteksi data MDP sudah sangat baik. “Saya rasa itu semua bukan berbuatan hacker dan karena ini data publik yang keasliannya harus dijaga dengan baik. Paling tidak itu kerusakan data terjadi saat dibawa ke sini (MDP), karena yaang diserahkan dalam bentuk digital,” jelas Rusbandi ditemui di tempatnya mengajar di STMIK MDP Rajawali, Kamis (14/7).
Ia menambahkan MDP Dempo mengolah data pengumuman PSB. MDP Dempo yang diserahi tugas mengelola website, hanya menerima data telah jadi dalam bentuk digital dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang. Untuk meng-upload data tersebut ke server MDP. “Kami hanya menerima data hasil seleksi peserta PSB yang telah jadi dari Disdikpora dan kami hanya membantu men-display domain yang ada tersebut lewat jaringan kepada masyarakat luas,” katanya.
Selain menyangkal telah terjadinya pembobolan oleh hacker pada website www.diknaspalembang.net, Rusbandi mengatakan MDP juga mendapat instruksi dari Disdikpora agar input data dihentikan.
Rusbandi mengatakan, Selasa (12/7), setelah mendapat informasi perbedaan antara pengumuman di website dan di sekolah, Disdikpora mengintruksikan kepada MDP untuk memblokir (menutup – red) sementara situs tersebut dan melakukan perubahan sesuai data dari lapangan. “Selasa siang Disdikpora mengintruksikan menutup situs tersebut sementara dan menyesuaikan data yang sudah di-upload dengan data dari lapangan, kemudian setelah selesai langsung dibuka kembali,” pungkasnya.
Semua itu menurut Rusbandi atas instruksi Riza Fahlevi, Kadisdikpora Palembang. MDP tidak berani berbuat apa-apa. “Tidak ada kerusakan di server, tidak ada yang salah, dan kami menyayangkan komentar dari para pengamat yang dibilang pengamat dadakan,” kata Rusbandi.
Sehari sebelumnya Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra mendapat laporan Disdikpora Pelembang perbedaan pengumuman di internet dan di sekolah karena ulah hacker. “Awalnya kami percaya saja dengan hasil yang diserahkan pihak pengelola data tersebut. Namun karena terjadi insiden seperti ini maka untuk sementara situs itu ditutup dan diperbaiki serta pengumuman yang terbaru merupakan yang paling benar,” kata Riza Fahmi, Kabid SMP/SMP/SMK Disdikpora Palembang, Rabu lalu. (mg15)
Sriwijaya Post, Jumat, 15 Juli 2011.








Komentar: