Sedih, Banyak yang Ngaku Nabi.
28 June 2011 Leave a comment
KEBUN BUNGA — Giliran Masjid Al-Furqon, Kecamatan Sukarami yang kedatangan tamu istimewa, Syeikh Ali Jaber, seorang ulama dari Madinah, Arab Saudi, kemaring (27/6). Kedatangan syeikh itu untuk memberi taushiyah kepada ratusan jemaah. “Saya baru, merasa nikmatnya memeluk agama yang diridhai Allah, sejak datang ke Indonesia 2008 lalu. Karena, kehidupan ummat Islam di sini memiliki banyak cobaan bila dibandingkan dengan kehidupan di Madinah,” ujarnya dalam bahasa Indonesia yang fasih.
Ia juga menceritakan, bahwa orang non muslim selalu mencari tempat tinggal di dekat lingkungan orang muslim. Pasalnya, berdasarkan sejarah Islam bahwa ummatnya memiliki akhlak dan budi pekerti yang sangat baik. Hingga, membuat ummat non muslim dengan kesadaran diri mau pindah ke agama yang diridhai Allah. “Tapi apa yang terjadi sekarang di Indonesia, banyak bermacam-macam Islam yang ada, meliputi Islam KTP, Islam tahun 2008, 2009, 2010, serta 2011.. Yang lebih menyedihkan, ada orang yang mengaku sebagai nabi dan Tuhan,” tegasnya.
Meski demikian, mereka yang mengaku nabi dan Tuhan hanya dipenjara dan dibebaskan. Hal inilah, yang mengakibatkan agama Islam sangat mudah dipermainkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. “Mestinya, mereka itu dihukum mati. Karena, lebih baik umat Islam mati dari pada agama yang kita yakini dipermainkan,” ungkapnya.
ada kesempatan ini, ia mengajak ummat Islam di Indonesia agar tidak ada tawar menawar bila ada orang yang ingin mempermainkan agama Islam. Karena, Islam ini merupakan agama yang sangat diridhai Allah SWT. “Sebagai ummat Islam kita berupaya untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Terutama, sebentar lagi masuk bulan Ramadhan untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan demi memohon ampunan kepada Sang Khalik,” ungkapnya.
Ketua Masjid Al-Furqon, H arbain mengatakan, kehadiran sheikh untuk memotivasi para jemaah agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan.(mg26)
Sumatera Ekspres, Selasa, 28 Juni 2011.








Komentar: