Lintas Timur Buka-Tutup.
28 June 2011 Leave a comment
Armada Lebaran Mulai Dibahas
PALEMBANG — Jelang Jambore Nasional (Jamnas) 2-9 Juli di kawasan Danau Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), jajaran Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas. Mulai hari ini (28/6), diimbau untuk tudak melalui jalitim pada jam-jam tertentu. “Sudah ada edaran dari Pak Gubernur kepada seluruh pengusaha angkutan barang dan pengemudi angkutan barang. Mulai besok (hari ini, red), ada pengaturan buka tutup ,” ujar Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan dan KA, Drs Nofri Dalimunthe, kemarin.
Sistem buka tutup ini diberlakukan pada jam-jam tertentu. Tidak sepanjang hari karena jalan tersebut masuk Jalitim yang paling padat lalu lintas kendaraannya. “Misalnya menjelang kedatangan Bapak presiden ke sana, sementara jalan ditutup dulu. Setelahnya dibuka kembali. Tujuannya agar tidak ada kendaraan yang mogok di jalan. Satu saja mogok, macetnya akan panjang,” beber Nofri.
Dimulainya pemberian imbauan hari ini kerena sejak kemarin, mulai banyak kontingen Jamnas yang berdatangan ke lokasi. Sebagian besar datang menggunakan kendaraan bus. Dengan telah mengetahui rencana ini, pada saatnya nanti pengendara angkutan barang bisa mengambil rute lain jika tidak ingin terkena sistem buka tutup.
Sementara itu, terkait Idul Fitri mulai dibahas kesiapan armada angkutan penumpang. baik untuk moda transportasi darat, sungai dan penyeberangan maupun udara. “Besok (hari ini, red) rencananya mau dirapatkan,” kata Nofri. Nantinya, akan didata berapa armada yang siap beroperasional saat lebaran dan kapasitas angkutnya. Biasanya, antisipasi armada lebaran, H-7 hingga H+7 Idul Fitri . selain itu Dishubkominfo Sumsel meminta kepada pemilik angkutan untuk memprsiapkan armadanya agar saat diperlukan sudah dalam kondisi siap operasional (SO). “Kalau peningkatan penumpang lebaran tahun ini kita belum tahu. Biasanya, pusat dulu prediksinya. Tapi ini akan sangat tergantung kondisi ekonomi masyarakat sendiri,” imbuhnya.
Tahun lalu, total untuk AKAP ada 193 PO, 1360 armada dengan kapasitas 27.450 seat. Namun yang dioperasionalkan 29.302 seat. bus AKDP (antar kota dalam provinsi) ada 50 PO dengan 816 armada. Daya angkut 27.450 seat, tapi yang operasional 21.705 seat. Bus kota ada 17 PO, 320 armada dan kapasitas 13.916 seat. Untuk angkot (angkutan kota) 4178 armada yang kapasitasnya 33.424 seat. untuk angdes (angkutan pedesaan) ada 4946 armada dengan kapasitas 57.105 seat. Namun yang operasional 48.396 seat.
Armada penyeberangan di 35 Ilir dilayani tujuh kapal motor penumpang (KMP). Untuk jalur laut dari pelabuhan Boombaru, ada delapan kapal yang siap beroperasional. lima ke Mentok (Babel) dan tiga ke Batam. Sedang angkutan udara, ada tujuh maskapai yang siap melayani arus mudik dan balik lebaran. Sementara PT KAI siap dengan 16 KA yang siap mengangkut penumpang.
Jelang SEA Games, Dishubkominfo Sumsel belum menentukan sistem pengaturan yang pas agar tidak terlalu macet. Yang pasti akan diterapkan yakni buka tutup ruas jalan tertentu pada jam-jam tertentu pula. “Cara lain, bisa saja PNS tidak boleh bawa kendaraan pribadi. Atau mungkin nantinya anak sekolah diliburkan. Tapi semua kan belum dipastikan caranya,” pungkas Nofri.
Panas Pengaruhi Kondisi Rel
Kondisi cuaca ekstrem saat ini terjadi dikhawatirkan mengancam keselamatan teransportasi, khususnya perkeretaapian. Tingkat panas yang tinggi berpotensi memuaikan besi rel kereta api (KA), sedang hujan deras yang turun menimbulkan longsor. “Maka itu dengan cuaca panas yang ekstrem ini, perhitungan pemuaian antar rel hrus menggunakan perhitungan teknis baru,” ujar Nofri Dalimunthe dalam acara pembinan keselamatan bagi sumber daya manusia (SDM) kontraktor dan konsultan di bidang Perkeretaapian Provinsi Sumsel dan Lampung di Hotel Grand Zuri, kemarin.
Ia juga menyoroti permasalahan tidak lagi digunakannya pagar di jembatan kereta api. Padahal, pagar tersebut sangat penting perannya untuk meng-antisipasi terjadinya kecelakaan kereta. Bisa jadi, ketika melintas di atas jembatan, masinis yang capek atau ngantuk. “Jadi dengan adanya pagar di jembatan tersebut dapat menghilangkan kegamangan masinis ketika kereta hendak melintas di jembatan,” tukasnya.
Acara sendiri dijadwalkan berlangsung dua hari, sejak kemarin hingga hari ini. Diikuti sekitar 150 konsultan dan kontraktor perkeretaapian. Acara dihadiri Direktur Prasarana Perkereta Apian Kementerian Perhubungan, Hermanto Dwiatmoko. (mg13/46)
Sumatera Ekapres, Selasa, 28 Juni 2011.








Komentar: