Adipura, Kado Manis Ultah Palembang.
17 June 2011 Leave a comment
Beberapa hari ini kota metropolis tercinta tengah diselimuti kegembiraan. Menyambut hari jadinya yang ke – 1328 ini, Pemerintah Kota Palembang mendapatkan hadiah terindah, yaitu berturut-turut meraih Piala Adipura untuk yang kelima kalinya. Tak pelak, kedatangan penghargaan tertinggi bidang kebersihan dan lingkungan ini pun diarak masyarakat Palembang, Rabu (8/6) lalu dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II menuju pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
Pada Rabu (15/6) kemarin, crew Xpresi berhasil mewawancarai Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra. Beliau mengungkapkan kalau Piala Adipura ini bukan untuk wali kota maupun wakil wali kotanya. Keberhasilan ini berkat kerja keras semua lapisan masyarakat. “Kita sangat berterima kasih kepada segenap masyarakat Palembang yang telah turut serta menjaga kebersihan kota ini,” ujarnya.
Beliau berpesan kepada remaja di Palembang agar menjadi remaja tangguh dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. “Kepada Xpresi, jadilah remaja yang tangguh. Yang beriman, bertakwa dan memiliki kecerdasan serta intelektual yang tinggi. Mari kita jaga kebersihan kota ini bersama-sama,” ujar sang Wali Kota.
Ditemui di tempat yang sama, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Palembang, Kms Abubakar mengungkapkan kalau peran serta masyarakat berpengaruh dalam menjaga kebersihan kota ini. “Mulai dari tingkat RT, kelurahan hingga kecamatan semuanya bahu membahu menjaga kebersihan lingkungannya. Begitu juga peran serta para mahasiswa dan pelajar. Hendaknya kita memulai hidup bersih ini dari tempat kita berada. Dari lingkungan rumah hingga tempat kuliah dan sekolah,” imbuhnya.
Kepada Xpresia, ia mengimbau untuk bersama-sama menjaga lingkunngan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab penghargaan Piala Adipura bukanlah akhir dari segalanya. “Kepada Xpresia hendaknya bisa turut serta dalam mempertahankan lingkungan yang bersih ini dan senantiasa mencintai lingkungan,” harapnya.
Menurutnya, hal itu bisa diakukan dengan cara tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membuang sampah sembarangan dari dalam mobil, hingga memisahkan sampah yang akan dibuang, baik jenis sampah organik maupun non-organik lainnya seperti botol plastik. Jika dilihat dari faktor usia, Kota Palembang adalah kota yang sangat tua. Tentu banyak perubahan terjadi berkaitan dengan ekosistem dan lain sebagainya. Oleh karena itu segenap lapisan masyarakat terus berusaha menjadikan alam Palembang tetap awet muda. “Kota boleh tua, tapi alamnya tetap awet muda,” selorohnya.
So, dirgahayu Kota Palembang ke – 1328 dan jayalah selalu. Palembang, my lovely city!! (X10)
Xpresi
Sumatera Ekspres, Jumat, 17 Juni 2011.









Komentar: