Kapal Feri Tabrak Rumah Warga.


PALEMBANG Warga Jl Mayor Zen, Lr Lamo Laut, RT 20/40, Kelurahan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang, mendadak heboh. Pasalnya, sebuah kapal feri Srikandi Nusantara, kemarin (7/6) sekitar pukul 17.15 WIB menabrak dua buah rumah di pinggir sungai. Kedua runmah tersebut dihuni oleh keluarga Yudi (30) dan Tri Madri (52).

Beruntung dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa. Hanya saja kedua rumah yang dihantam kapal itu roboh dan tak layak ditempati lagi. Kerusakan parah dialami oleh rumah yang dihuni Madri yang roboh dan menimpa sebuah ketek yang berada di bawah rumah itu. Sejumlah perabotan juga berantakan. Bahkan emas sebanyak 5 suku juga hilang pascakejadian itu. Begitu juga rumah yang dihuni oleh Yudi, bagian belakang rumah kayu itu juga hancur berantakan.

Informasinya, kejadian itu bermula saat kapal baru saja turun dok untuk uji kelayakan dari galangan kapal PT Intan Sekunyit. Kapal yang dinakhodai Albert bersama juru mudinya, Yanto mencoba kapal yang baru diperbaiki itu. Diduga saat melintasi tempat kejadian perkara (TKP) ada kerusakan teknis pada kapal tersebut.

Akibatnya, laju kapal itu tak terkendali dan terbawa arus hingga berputar arah. Laju kapal pun semakin mengarah ke pinggir sungai. Kapal tersebut baru terhenti setelah menghantam rumah Yudi dan Madri. Warga sempat panik hingga berhamburan menyelamatkan diri lantaran takut menabrak rumah warga lainnya. “Waktu kejadian kami lagi makan samo anak-anak, dan teraso goncangan keras. Wong di luar rumah lah teriak nyuruh keluar. Pas aku jingok ruponyo kapal lah numbur belakang rumah kami,” ujar Saloma (50), istri Madri.

Takut terjadi hal yang tak diinginkan, warga melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polair Polda Sumsel. Panit Gakkum Polair Polda Sumsel, Ipda Salupen bersama petugas piket langsung menindaklanjuti laporan warga. Selain meminta keterangan warga dan anak buah kapal feri Srikandi Nusantara, petugas juga melakukan olah TKP atas kejadian tersebut.

Direktur Polair Polda Sumsel, AKBP OMad SIk, melalui Kasubdit Bin Ops, Kompol Zahrul Bawadi SH MH mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut. Pascakejadian itu polisi mengamankan seorang nakhoda dan juru mudi kapal untuk dimintai keterangannya. “Dugaan sementara adanya kerusakan teknis pada kapal tersebut. Kasusnya masih kita selidiki lebih lanjut,” kata Zahrul. (mg19/mg27)

Sumatera Ekspres, Rabu, 8 Juni 2011.

About Iwan Lemabang
aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. LEMABANG 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s